Penelitian ini bertujuan mengkaji peran pembelajaran matematika kontekstual dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan ke dalam pembelajaran matematika serta perlunya pendekatan yang menghubungkan konsep akademik dengan situasi dunia nyata. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur terhadap 180 artikel terbitan tahun 2020–2025, dengan 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif meningkatkan sikap dan keterampilan kewirausahaan siswa seperti kreativitas, inisiatif, komunikasi, pengambilan keputusan, dan toleransi risiko. Strategi yang paling berhasil meliputi penerapan Project-Based Learning (PjBL) kontekstual, penguatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada materi aritmetika sosial, serta penggunaan bahan ajar berbasis kewirausahaan. Dampak afektif pembelajaran kontekstual lebih konsisten dibandingkan dampak kognitif terhadap nilai matematika. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, kompetensi guru, dan sumber daya pendukung. Temuan ini merekomendasikan pentingnya pelatihan guru dan pengembangan bahan ajar kontekstual untuk memperkuat integrasi matematika dan kewirausahaan di sekolah.
Copyrights © 2025