Studi ini menganalisis hubungan antara rutinitas peregangan harian di meja kerja dan produktivitas staf administrasi di perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Tinjauan Pustaka Sistematis dengan menyintesis 15 studi relevan untuk mengisi kekosongan informasi spesifik ini. Meskipun studi sebelumnya telah mengaitkan aktivitas fisik dengan peningkatan kinerja, dampak peregangan harian di lingkungan kerja administratif masih belum terinci dengan baik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa peregangan di meja kerja memberikan manfaat fisik seperti peningkatan fleksibilitas dan mengurangi ketidaknyamanan otot. Secara tidak langsung, hal ini bisa meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan karyawan. Beberapa studi juga melaporkan peningkatan produktivitas melalui perbaikan kondisi fisik, penurunan stres, dan peningkatan motivasi. Namun, terdapat kendala dalam mengukur hubungan ini. Definisi dan pengukuran produktivitas yang tidak konsisten di antara studi yang ada membuat interpretasi hasilnya sulit. Banyak publikasi tidak menggunakan metrik yang terstandar atau tidak menjelaskan secara detail jenis peregangan yang dilakukan. Secara keseluruhan, meskipun ada bukti awal yang menunjukkan korelasi positif antara peregangan di tempat kerja dan potensi peningkatan produktivitas, hubungan langsung yang terukur pada staf administrasi di Indonesia belum dapat disimpulkan secara meyakinkan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian empiris lebih lanjut dengan alat ukur yang konsisten untuk memperjelas hubungan ini.
Copyrights © 2025