Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) generatif berbasis Large Language Models (LLM) dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen yang dikembangkan berdasarkan lima dimensi, yaitu intensitas penggunaan, tujuan penggunaan, dampak positif, dampak negatif atau risiko, serta literasi AI. Data dikumpulkan dari mahasiswa dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap AI generatif berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor per butir sebesar 3,12. AI generatif memberikan manfaat fungsional yang kuat dalam membantu pemahaman materi dan efisiensi belajar, namun juga menunjukkan indikasi ketergantungan kognitif dan emosional pada tingkat menengah, sementara ketergantungan interpersonal terhadap AI masih relatif rendah.
Copyrights © 2026