Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Peran Koperasi Unit Desa (Kud) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Melalui Program Keterampilan Mengolah Makanan Nurain Karnain; Misran Rahman
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.6.1.72-79.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang Peran Koperasi Unit Desa (KUD) dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui keterampilan mengolah makanan di Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo. Untuk mendapatkan jawaban terhadap permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, dokumentasi, dan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Koperasi Unit Desa (KUD) Indah Jaya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui program keterampilan mngolah makanan besar peranannya, hal ini dilihat dari: 1). Peran koperasi dalam mempersatukan taraf hidup anggota, yaitu koperasi selalu melakukan pertemuan dengan pengurus, karyawan, dan anggota dengan dinas instansi terkait antara lain dinas tenaga kerja dan koperasi. 2). Peran koperasi dalam mempertinggi taraf hidup anggota, setiap anggota koperasi khususnya anggota mengolah mengolah makanan masih berkesan kurang baik. 3). Peran koperasi dalam membina kelangsungan hidup anggota, pihak koperasi selalu mengadakan pembinaan dengan anggota mengolah makanan, pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya anggota perajin mengolah makanan.
Efektivitas Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C Berbasis Pendidikan Masyarakat Di Satuan Pendidikan Nonformal SKB Tolangohula Kabupaten Gorontalo Karnain, Nurain; Isa, Abd Hamid
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.139-144.2024

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas pengelolaan pembelajaran pendidikan kesetaraan paket C berbasis pendidikan masyarakat di Satuan Pendidikan Nonformal SKB Tolangohula Kabupaten Gorontalo, dapat dilihat dari: (1). Perencanaan Pembelajaran, hasil temuan penelitian diperoleh bahwa perencanaan pembelajaran terdapat tiga point dimensi yaitu penyusunan langkah-langkah mencapai tujuan, perencanaan target, dan penetapan keberhasilan. Dari ketiga point ini dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran di Satuan Pendidikan Nonformal SKB Tolangohula perencanaanya belum efektif. (2). Pelaksanaan Pembelajaran, Berdasarkan hasil temuan penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan pembelajaran terdapat tiga point dimensi yaitu melaksanakan kegiatan awal pembelajaran, melaksanakan kegiatan inti pembelajaran, dan melaksanakan kegiatan penutup pembelajaran. dari ketiga point ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran di Satuan Pendidikan Nonformal SKB Tolangohula belum efektif. (3). Penilaian Pembelajaran, Berdasarkan hasil temuan penelitian diperoleh bahwa penilaian pembelajaran terdapat keberhasilan pembelajaran peserta didik dalam kegiatan sehari-hari. Penilaian pembelajaran di Satuan Pendidikan Nonformal SKB Tolangohula sudah dijalankan oleh kepala SKB dan Tenaga pendidik walaupun penilaiannya terdapat banyak peserta didik yang belum berhasil, namun dilihat dari sisi pelaksanaan penilaian pembelajaran bagi pihak SKB sudah dapat dikatakan efektif. (4). Tindak Lanjut Pembelajaran, Berdasarkan hasil temuan penelitian diperoleh bahwa tindak lanjut pembelajaran terdapat dua point dimensi yaitu mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik dan memilih bentuk motivasi yang baik untuk peserta didik. Dari temuan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa tindak lanjut pembelajaran di Satuan Pendidikan Nonformal SKB Tolangohula belum efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik dan memberi motivasi pada peserta didik.
Systematic Literature Review: Tren Penelitian Pembelajaran Berdiferensiasi Publikasi Tahun 2013-2023 Widi Candika Pakaya; Nurain Karnain; Ade Mahniar
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i14
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh keragaman dalam pendidikan telah mempengaruhi pergeseran dalam praktik pedagogis, beralih dari kelas tradisional yang berpusat pada guru ke pendekatan pengajaran berbasis siswa. Pendekatan pengajaran seperti itu yang telah mendapat tinjauan ekstensif dari para pendidik serta peneliti adalah pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi telah dipraktikkan dalam berbagai konteks dengan jenis siswa yang berbeda di seluruh dunia, dalam berbagai mata pelajaran akademik seperti bahasa, matematika, dan sains. Secara bersamaan, para peneliti, dan praktisi, telah menunjukkan minat yang meningkat dalam melakukan studi dalam praktik pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian-penelitian ini berkontribusi pada perluasan penggunaan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran serta dalam peningkatan praktik dan prestasi siswa. Tujuan penelitian ini membahas tren saat ini, yang meliputi bidang studi, tujuan, metode, dan temuan. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA. Analisis data dilakukan dengan mengadopsi metode komparatif konstan. Berdasarkan hasil analisis Systematic Literature Review dapat disimpulkan (1) sebagian besar penelitian pendekatan berdiferensiasi berasal dari bidang Pendidikan namun tidak menyebutkan dengan pasti bidang studinya. Sebagian besar studi dikontribusikan dari bidang studi Bahasa (2) Sebagian besar penelitian yang menggunakan pendekatan kuntitatif berusaha menguji pengaruh pembelajaran berdiferensiasi pada prestasi siswa. Demikian pula, banyak penelitian juga menggunakan prosedur kualitatif dalam mendokumentasikan praktik guru dalam pembelajaran berdiferensiasi. Beberapa penelitian telah mencoba untuk mengeksplorasi motivasi, keterlibatan, atau sikap siswa melalui pendekatan kuantitatif (3) Sebagian besar temuan pembelajaran berdiferensiai berkaitan dengan praktik guru, persepsi guru dan prestasi siswa
ANALISIS KESALAHAN NUMERASI SISWA KELAS 2 SD DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM PADA DOMAIN BILANGAN Pakaya, Widi Candika; Andi Marshanawiah; Nurain Karnain
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 6 No 1 (2025): VOLUME 6 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2025
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v6i1.4091

Abstract

This study aims to analyze the types of numeracy errors made by second-grade elementary school students in solving questions from the Minimum Competency Assessment (AKM) in the number domain. The research employed a descriptive qualitative method with data analysis based on the Newman Error Analysis (NEA) framework, which includes five categories of errors: reading, comprehension, transformation, process skills, and encoding. The research subjects were selected purposively based on indications of errors in answering numeracy questions. Instruments used included two AKM-style numeracy questions and semi-structured interviews to explore students’ understanding and thought processes. The results showed that the subject commonly made errors in comprehension, transformation, and process skills. The student struggled to understand the context of the questions, especially in identifying place value (units digit) and performing subtraction within real-life scenarios. Errors were also found in formulating appropriate final answers. These findings highlight the need for numeracy instruction that goes beyond procedural fluency to focus on contextual understanding and conceptual clarity. Teachers are encouraged to apply more interactive and diagnostic approaches in identifying and addressing students' conceptual misunderstandings from an early age.
Dampak Pelatihan Pengolahan Bahan Pangan Lokal Terhadap Ibu Hamil dan Anak Balita dalam Pencegahan Stunting di Desa Ponelo Lose, Risna; Rahman, Misran; Setiyowati, Endah; Karnain, Nurain; Ibrahim, Muhammad
Student Journal of Community Education Volume 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v4i2.3042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelatihan pengolahan bahan pangan lokal terhadap ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting dengan metode kualitatif, Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pengumpulan menggunakan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pada tingkat ini menunjukkan bahwa pelatihan pengolahan bahan pangan lokal bagi ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengolah makanan bergizi menggunakan bahan pangan lokal. Dampak positif dari pelatihan ini membawa perubahan terhadap ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak balita .Selain itu, dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan, diharapkan ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita dapat lebih mudah mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang bergizi, sehingga dapat membantu mengurangi angka stunting di masyarakat. Kata Kunci : Dampak Pelatihan, Stunting, Pengolahan Bahan Pangan Lokal
Analisis Faktor Sosial, Budaya, dan Ekonomi dalam Kesenjangan Gender Karnain, Nurain; Rahman, Misran; Lahama, Hariansya; Attaufik, Muhammad Muhdu; Khairunnisa, Siti
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 11, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.11.3.%p.2025

Abstract

Diskriminasi terhadap perempuan masih menjadi masalah dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya terkait akses terhadap pekerjaan dan pengembangan karir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi kesenjangan gender di Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Timur, Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat, khususnya perempuan dan tokoh masyarakat laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan di wilayah ini memiliki akses yang relatif setara dengan laki-laki dalam pendidikan, pekerjaan, dan partisipasi sosial, namun masih terdapat hambatan kultural seperti stereotip dan dominasi laki-laki dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kesadaran dan perlindungan hak-hak perempuan guna mencapai kesetaraan gender yang berkeadilan.
Next Gen Mandiri: Pelatihan Wirausaha Bagi Remaja Putus Sekolah di Desa Polohungo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo Karnain, Nurain; Rahman, Misran
Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Penguatan Kapasitas dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan, Literasi Dig
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v3i2.46178

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kapasitas Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan remaja putus sekolah melalui pelatihan “Next Gen Mandiri” di Desa Polohunggo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Remaja putus sekolah merupakan kelompok rentan yang membutuhkan dukungan untuk membangun kemandirian ekonomi dan kemampuan hidup produktif. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Mei 2024 dengan melibatkan 10 peserta remaja berusia 15–25 tahun. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik penyusunan ide usaha dan business model canvas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait konsep wirausaha, penyusunan rencana bisnis sederhana, serta kemampuan memanfaatkan pemasaran digital melalui media sosial. Peserta juga mampu mempresentasikan rencana usaha yang relevan dengan potensi lokal. Program ini terbukti efektif mendorong motivasi, kreativitas, dan kepercayaan diri remaja untuk merintis usaha kecil. Artikel ini merekomendasikan perlunya pelatihan lanjutan terkait produksi, pengemasan, pengelolaan keuangan, dan pendampingan usaha untuk keberlanjutan program.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Program Kesetaraan Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo Malik, Halim K.; Karnain, Nurain
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli-Desember 2025
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v7i2.12150

Abstract

Pengembangan kurikulum dalam pendidikan nonformal merupakan aspek fundamental dalam menjamin tercapainya layanan pendidiikan yang relevan, kontekstual, dan adaptif bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo, khususnya pada program kesetaraan Paket C. Hasil analisis sangat penting untuk mengetahui kesesuaian kurikulum dan implementasinya apakah sudah berjalan secara optimal. Disamping itu dapat mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat baik dari sisi warga belajar, pamong, sarana dan prasaran serta manajemen SKB. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pamong belajar dan peserta didik, serta telaah dokumen. Penelitian ini dilaksakana di semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Informan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang terdiri dari 5 orang pamong Belajar dan 15 orang warga belajar.  Hasil kegiatan menunjukan bahwa Kurikulum Merdeka telah diterapkan, namun implementasinya masih terbatas pada pembelajaran di kelas formal, sedangkan pembelajaran di luar sekolah masih mengandalkan modul. Tantangan utama meliputi keterbatasan fasilitas, ketidakstabilan kehadiran peserta didik, serta minimnya bimbingan teknis bagi pamong belajar. Meskipun demikian, SKB menyediakan layanan pendidikan inklusif bagi masyarakat beragam latar belakang, termasuk warga belajar dewasa dan mereka yang bekerja. Hasil ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi pamong dalam merancang pembelajaran, penguatan pendekatan pembelajaran yang fleksibel, mendorong pamong dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung kurikulum merdeka. Artikel ini merekomendasikan perlunya peningkatan sarana pembelajaran, pelatihan pamong, serta revitalisasi program vokasi agar kurikulum benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kata kunci: pendidikan masyarakat; implementasi kurikulum; skb; kesetaraan; pamong belajar  
Analisis Ketergantungan Penggunaan AI Generatif berbasis Large Language Models (LLM) di Kalangan Mahasiswa Thalib, Darmawan; Karnain, Nurain; Labaso, Cinta; Tudja, Sri Rahayu
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.12.1.%p.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) generatif berbasis Large Language Models (LLM) dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen yang dikembangkan berdasarkan lima dimensi, yaitu intensitas penggunaan, tujuan penggunaan, dampak positif, dampak negatif atau risiko, serta literasi AI. Data dikumpulkan dari mahasiswa dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap AI generatif berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor per butir sebesar 3,12. AI generatif memberikan manfaat fungsional yang kuat dalam membantu pemahaman materi dan efisiensi belajar, namun juga menunjukkan indikasi ketergantungan kognitif dan emosional pada tingkat menengah, sementara ketergantungan interpersonal terhadap AI masih relatif rendah.