Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika ditinjau dari self efficacy dan pola pikir siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan literasi matematika diperoleh 5 siswa pada kategori sangat baik, 13 siswa pada kategori baik, 4 siswa pada kategori cukup dan 10 siswa pada kategori kurang. Dan rata-rata tes kemampuan literasi matematika adalah 74,35 dengan kategori cukup. (2) Self-efficacy memperoleh 5 siswa dengan Self-efficacy yang sangat tinggi, 11 siswa dengan Self-efficacy yang tinggi, 9 siswa dengan Self-efficacy yang sedang, 5 siswa dengan Self-efficacy yang rendah dan 2 siswa dengan Self-efficacy yang sangat rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa Self-efficacy secara keseluruhan tergolong sedang. (3) Pola pikir matematis siswa memperoleh 6 siswa dengan pola pikir yang sangat tinggi, 12 siswa dengan pola pikir yang tinggi, 8 siswa dengan pola pikir yang sedang, 4 siswa dengan pola pikir yang rendah dan 2 siswa dengan pola pikir yang sangat rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa pola pikir matematis siswa tergolong sedang. (4) Kemampuan literasi matematika sangat berkaitan dengan self efficacy dan pola pikir siswa VII MTs. S Robi’ul Islam Pasar Latong. Semakin tinggi self efficacy dan pola pikir matematis siswa maka semakin baik kemampuan literasi matematika. Dan semakin rendah self efficacy dan pola pikir matematis siswa maka semakin buruk kemampuan literasi matematika siswa.
Copyrights © 2025