Penelitian perbandingan antara model DLPS dan LAPS-Heuristic terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah The Static Group Pretest Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bareng dengan sampel kelas 7A dan 7B. Berdasarkan hasil uji diperoleh nilai Signifikansi sebesar kurang dari 0,05 dan berdasarkan nilai Z diketahui 3,418 lebih dari 1,96, artinya Zhitung lebih dari Ztabel, artinya maka Ho ditolak. Jadi ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah IPA antara penggunaan model DLPS dan LAPS-Heuristic. Hasil presentase rata-rata tertinggi indikator kemampuan pemecahan masalah menggunakan model DLPS yaitu merencanakan penyelesaian 32,25%. Sedangkan berdasarkan model LAPS-Heuristic presentase rata-rata tertinggi indikator kemampuan pemecahan masalah yaitu merencanakan penyelesaian 52,90%.
Copyrights © 2025