Riset ini mempunyai tujuan guna menjalankan eksplorasi serta memberikan deskripsi terkait pengalaman anak muda yang menjalani peran ganda dalam keluarga serta bagaimana peran tersebut memengaruhi pembentukan identitas diri mereka. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara semi-terstruktur mendalam terhadap lima responden dengan kriteria usia 17-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ganda seperti menjadi pencari nafkah atau pengganti peran orang tua secara signifikan memengaruhi eksplorasi dan komitmen identitas serta seringkali menimbulkan tekanan psikologis. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sosial agar proses pembentukan identitas dapat berlangsung dengan sehat meski menghadapi tantangan tersebut.
Copyrights © 2025