Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap ketersediaan dan pemanfaatan sarana serta prasarana di SMP Negeri 11 Medan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas VII-7 sebagai responden, dengan instrumen berupa angket skala Likert. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas, seperti ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas olahraga, mendapat penilaian positif dengan kategori baik hingga sangat baik. Meskipun demikian, terdapat kesenjangan antara ketersediaan dan pemanfaatan beberapa fasilitas, terutama ruang UKS dan proyektor yang belum dimanfaatkan secara optimal. Beberapa faktor yang mempengaruhi pemanfaatan fasilitas ini antara lain kondisi fisik fasilitas, distribusi fasilitas yang tidak merata, kebijakan penggunaan fasilitas, serta tingkat sosialisasi mengenai fasilitas tersebut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perbaikan dalam aspek teknologi pembelajaran dan sosialisasi fasilitas untuk meningkatkan pemanfaatan secara maksimal, guna mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih efektif dan menyeluruh.
Copyrights © 2025