Penelitian ini menganalisis peran Artificial Intelegence (AI) Perflexity sebagai mediator digital dalam membentuk kebiasaan literasi mahasiswa PAI IAIN Curup angkatan 2022. Dengan kemajuan pesat teknologi AI, mahasiswa kini memiliki akses cepat terhadap informasi melalui platform seperti Perflexity AI, yang berpotensi mengubah pola literasi tradisional. Penelitian kualitataif ini menggunakan wawancara dengan sepuluh mahasiswa untuk memahami bagaimana mereka menggunakan Perflexity AI dalam kegiatan akademik, mencari referensi, dan menyusun karya ilmiah. Hasil menunjukkan bahwa Perflexity AI sebagai mediataor kognitif yang memengaruhi cara mahasiswa berinteraksi dengan pengetahuan, sekaligus menyoroti pentingnya keseimbangan antara efisiensi teknologi dan nilai-nilai spiritual Islam, serta etika keilmuan. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya mengembangkan “AI Literacy Islami” yang mengintegrasikan literasi digital dengan tanggung jawab moral dan kesadaran spiritual untuk menciptakan generasi pembelajar yang beradab dan kritis. Pendekatan ini bertujuan untuk menyeimbangkan efisiensi teknologi dengan tanggung jawab moral dan etika keilmuan, sehingga AI dapat berfungsi sebagai mediator reflektif yang mendukung pembentukan pelajar yang beradab dan kritis di era digital, dan bukan sekedar alat yang menyebabkan cognitive outsourching.
Copyrights © 2025