Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran TU Dalam Meningkatkan Efesiensi Administrasi Pegawai  SDIT Semarak Rejang Lebong Roja Saputra; Mirzon Daheri; Jumira Warlizasusi; Sumarto Sumarto
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr473

Abstract

Pentingnya peran Tata Usaha (Tu) dalam mengelola administrasi pegawai di lingkungan pendidikan menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Studi dilakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Semarak Rejang Lebong untuk mengeksplorasi bagaimana peran Tu dapat meningkatkan efisiensi administrasi pegawai di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara dengan staf Tu dan observasi langsung terhadap proses administrasi.
Pendampingan Pendidikan Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha di SMP IT Kreatif Rejang Lebong Fitria; Mirzon Daheri
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v6i2.1613

Abstract

Worship is a form of self-sacrifice to Allah SWT which serves to get closer to Him. In general, worship is divided into two types, namely mahdhah worship (pure ritual) and ghairu mahdhah worship (social ritual). One form of mahdhah worship that has high spiritual value is prayer, which in Arabic is called asshalatu, meaning prayer. Prayer is divided into two categories, namely obligatory prayers and sunnah prayers. Among the various forms of sunnah prayers, the dhuha prayer is one of the prayers commonly performed by Muslims. The dhuha prayer has various virtues, including fulfilling spiritual needs, strengthening beliefs, building norms and morals, and instilling disciplinary values in students' lives. Consistent implementation of dhuha prayer can help shape an attitude of order, responsibility, and regularity, both in the context of worship and in students' social lives. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The research subjects included principals, teachers, and students at Rejang Lebong Creative IT Junior High School, using source triangulation techniques to ensure data validity. The results showed that the implementation of dhuha prayer in congregation at school is able to instill positive habits in students, especially in terms of discipline and responsibility. The dhuha prayer schedule set by the school is one of the strategic steps in building the character of students who are religious, disciplined, and have responsibility for themselves and their environment. This finding is expected to contribute to the development of an integrated worship habituation model in the formal education system, especially in the context of student character building in accordance with Islamic values.
Sistem Monitoring Perkembangan Akademik Peserta Didik di Sekolah damay; Mirzon Daheri; Jumira Warlizasusi; Sumarto
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v5i2.1812

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Sistem monitoring Perkembangan Akademik Peserta Didik di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam tentang sistem monitoring pengembangan akademik peserta didik saat ini yang di gunakan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Penelitian pustaka melihat literatur yang relevan, seperti artikel jurnal ilmiah, buku, dokumen, dan penelitian yang berkaitan tentang masalah yang terkait. Hasil penelitian ini bahwa sistem monitoring akademik dirancang untuk melacak, mengevaluasi, dan meningkatkan prestasi dan perkembangan siswa secara keseluruhan selama proses pembelajaran. Hasil akhir dari pengembangan sistem monitoring ini adalah sistem yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam proses pembelajaran. Dengan sistem yang efektif, diharapkan setiap aspek perkembangan siswa dapat terpantau dengan baik, sehingga upaya peningkatan kualitas pendidikan dapat lebih terarah dan terukur.
PERAN TES SUMATIF DALAM MEMANTAU KEBERHASILAN BELAJAR SISWA Sukma Eka Wijaya; Mirzon Daheri; Jumira Warlizasusi; Sumarto
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/ms95xw68

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran tes sumatif dalam memantau keberhasilan belajar siswa. Tes sumatif adalah evaluasi yang diberikan kepada siswa setelah mereka menyelesaikan satu unit pembelajaran atau pada akhir periode waktu tertentu, seperti akhir semester atau tahun ajaran. Tes sumatif digunakan untuk menilai pemahaman siswa tentang materi pelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran. Dalam penelitian ini, dibahas baik manfaat atau kelemahan penggunaan tes sumatif. Meskipun tes sumatif memberikan gambaran yang luas tentang apa yang dipelajari siswa dan seberapa baik memahami materi, ada juga beberapa kelemahan dengan menggunakannya. Tekanan untuk mendapatkan nilai tinggi adalah salah satu masalah yang muncul. Masalah lain adalah ketidakmampuan te sumatif untu menilai kreativitas, kemampuan berpikir analitis, dan keterampilan kritis siswa. Untuk mendapatkan informasi dan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan. diharapkan penelitian ini akan meningkatkan pemahaman tentang penggunaan tes sumatif dalam sistem pendidikan dan menunjukkan cara terbaik untuk memanfaatkannya.
Sistem Monitoring Perkembangan Akademik Peserta Didik di Sekolah damay; Mirzon Daheri; Jumira Warlizasusi; Sumarto
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v5i2.1812

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Sistem monitoring Perkembangan Akademik Peserta Didik di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam tentang sistem monitoring pengembangan akademik peserta didik saat ini yang di gunakan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Penelitian pustaka melihat literatur yang relevan, seperti artikel jurnal ilmiah, buku, dokumen, dan penelitian yang berkaitan tentang masalah yang terkait. Hasil penelitian ini bahwa sistem monitoring akademik dirancang untuk melacak, mengevaluasi, dan meningkatkan prestasi dan perkembangan siswa secara keseluruhan selama proses pembelajaran. Hasil akhir dari pengembangan sistem monitoring ini adalah sistem yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam proses pembelajaran. Dengan sistem yang efektif, diharapkan setiap aspek perkembangan siswa dapat terpantau dengan baik, sehingga upaya peningkatan kualitas pendidikan dapat lebih terarah dan terukur.
PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PERPLEXITY SEBAGAI MEDIATOR DIGITAL DALAM PEMBENTUKAN KEBIASAAN LITERASI MAHASISWA PAI IAIN CURUP ANGKATAN 2022 Saputra, Gunawan; Salsabila; Yogi Sumantri; Andini Putri Wijaya; Mirzon Daheri; Hendra Harmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1103

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Artificial Intelegence (AI) Perflexity sebagai mediator digital dalam membentuk kebiasaan literasi mahasiswa PAI IAIN Curup angkatan 2022. Dengan kemajuan pesat teknologi AI, mahasiswa kini memiliki akses cepat terhadap informasi melalui platform seperti Perflexity AI, yang berpotensi mengubah pola literasi tradisional. Penelitian kualitataif ini menggunakan wawancara dengan sepuluh mahasiswa untuk memahami bagaimana mereka menggunakan Perflexity AI dalam kegiatan akademik, mencari referensi, dan menyusun karya ilmiah. Hasil menunjukkan bahwa Perflexity AI sebagai mediataor kognitif yang memengaruhi cara mahasiswa berinteraksi dengan pengetahuan, sekaligus menyoroti pentingnya keseimbangan antara efisiensi teknologi dan nilai-nilai spiritual Islam, serta etika keilmuan. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya mengembangkan “AI Literacy Islami” yang mengintegrasikan literasi digital dengan tanggung jawab moral dan kesadaran spiritual untuk menciptakan generasi pembelajar yang beradab dan kritis. Pendekatan ini bertujuan untuk menyeimbangkan efisiensi teknologi dengan tanggung jawab moral dan etika keilmuan, sehingga AI dapat berfungsi sebagai mediator reflektif yang mendukung pembentukan pelajar yang beradab dan kritis di era digital, dan bukan sekedar alat yang menyebabkan cognitive outsourching.
ANALISIS KONSEPTUAL MONITORING BERKALA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI Aniska Septi Sabena; Ceshelya Astra; Sumarto; Mirzon Daheri
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual monitoring berkala dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan metode library research, yang mengkaji berbagai literatur ilmiah relevan untuk membangun pemahaman yang komprehensif terkait konsep, peran, dan implikasi monitoring dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, seleksi, dan pengelompokan sumber pustaka, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk menginterpretasikan dan mensintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monitoring berkala merupakan proses pengawasan yang sistematis, berkelanjutan, dan berbasis data yang terintegrasi dalam siklus pembelajaran. Monitoring berperan sebagai alat kontrol mutu, sarana refleksi pedagogis, serta dasar pengambilan keputusan dalam perbaikan pembelajaran. Selain itu, monitoring berkala memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas pembelajaran yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Namun demikian, implementasinya di lapangan masih cenderung bersifat administratif dan belum optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, monitoring berkala perlu diposisikan sebagai elemen utama dalam sistem penjaminan mutu untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran PAI secara berkelanjutan.
TINGKAT KEDISIPLINAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 168 REJANG LEBONG Sundari, Jerri; Feni Karya Utami; Mirzon Daheri; Sumarto
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tingkat kedisiplinan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 168 Rejang Lebong dengan meninjau empat dimensi utama, yaitu disiplin waktu, disiplin dalam pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap peraturan sekolah, serta aspek keteladanan sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang bertujuan menggambarkan kondisi empiris secara objektif berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang terdiri atas 20 butir pernyataan, yang telah disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel. Data dikumpulkan melalui platform Google Form dengan melibatkan 11 responden. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan Guru PAI berada pada kategori tinggi, dengan skor rata-rata sebesar 69,63 dari skor maksimum 80 atau setara dengan 87,03%. Secara rinci, aspek yang menunjukkan capaian tertinggi meliputi kesiapan dalam perencanaan pembelajaran, tanggung jawab dalam melaksanakan tugas mengajar, sikap profesionalisme, kepatuhan terhadap jam kerja, serta komitmen sebagai pendidik. Hal ini mengindikasikan bahwa Guru PAI telah menunjukkan performa disiplin yang konsisten dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait ketepatan waktu dalam memasuki kelas serta konsistensi kehadiran. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembinaan dan penguatan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kedisiplinan secara lebih optimal. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan dalam meningkatkan profesionalisme guru, khususnya dalam konteks pendidikan agama Islam di tingkat sekolah dasar.