Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menstimulasi komunikasi positif anak usia dini melalui interaksi kolaboratif di TK Islam Bakti 4 YPBWI. Kemampuan komunikasi merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa dan sosial-emosional anak, namun tidak semua anak mampu mengekspresikan pikiran dan perasaannya secara verbal dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus terhadap seorang anak berusia 4–5 tahun yang mengalami hambatan komunikasi verbal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan model komunikasi positif sangat berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak. Melalui kegiatan interaksi kolaboratif berupa bercerita siroh Nabi, anak mulai mampu mengungkapkan keinginan, perasaan, dan pendapat secara lisan serta menunjukkan perilaku sosial yang lebih positif dan berakhlak mulia. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi kolaboratif yang dirancang secara tepat dapat menjadi strategi efektif dalam menstimulasi komunikasi positif anak usia dini sesuai dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD.
Copyrights © 2025