Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Bahtsul Masail dalam pendalaman materi kitab fiqih pada santri Pondok Pesantren Bustanul Arifin Tegalsari, Garung, Wonosobo, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta mengetahui hasil pendalaman materi fiqih yang dicapai santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi pengasuh pondok pesantren, ustadz/ustadzah, dan santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Bahtsul Masail diterapkan secara sistematis melalui tahapan penentuan masalah, pencarian dalil dari kitab fiqih, diskusi dan musyawarah, serta penetapan kesimpulan hukum. Faktor pendukung pelaksanaan metode ini antara lain budaya muthala’ah santri, bimbingan ustadz, dan dukungan pengasuh pesantren. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan santri dan keterbatasan waktu pelaksanaan Metode ini efektif dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap materi kitab fiqih, melatih kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan keberanian santri dalam menyampaikan pendapat.
Copyrights © 2026