Yoga Khoirul Anam
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN NILAI-NILAI AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH AN-NAHDLIYAH DI DESA KALIBEBER MOJOTENGAH WONOSOBO Rindiana; Yoga Khoirul Anam; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5340

Abstract

Paham Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) telah menjadi kerangka keislaman yang mendasari kehidupan mayoritas umat Islam Indonesia, termasuk masyarakat Desa Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Wonosobo. Melalui peran pesantren, khususnya Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah, nilai-nilai Aswaja seperti tawasuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal diterapkan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan lapangan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Aswaja telah mewarnai praktik ubudiyah, tradisi keagamaan, pendidikan pesantren, hingga kehidupan sosial masyarakat Kalibeber. Tradisi seperti tahlilan, yasinan, haul, dan pengajian menjadi media transmisi ajaran Aswaja yang moderat dan inklusif. Dengan demikian, masyarakat Kalibeber menjadi contoh konkret penerapan ajaran Aswaja dalam konteks lokal yang dinamis dan berakar kuat pada tradisi.
TELAAH ULANG PERKEMBANGAN GERAKAN DAKWAH DARUL ARQAM Yoga Khoirul Anam; Devi Rahmawati; Kuni Ustuviana; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6696

Abstract

Darul Arqom adalah sebuah gerakan yang didirikan pada tahun 1968 oleh seorang politikus Malaysia. Latar belakangnya adalah keinginan untuk mewujudkan Islam secara komprehensif seperti pada zaman Nabi. Para pengikut gerakan ini berusaha untuk lebih banyak berzikir dan meniru cara makan dan berpakaian pada zaman Nabi. Dalam akidah, Darul Arqom berpegang teguh pada prinsip-prinsip Ahlussunnah Waljamaah. Dalam hal ini, Darul Arqom menafsirkan hakikat Ahlussunnah Waljamaah sebagai ajaran Islam murni sebagaimana telah diterapkan oleh Nabi dan para pengikutnya. Dalam fiqih, ia merujuk pada Imam Syafi'i dan dalam mistisisme, ia merujuk pada Imam Ghazali.
PENDALAMAN MATERI KITAB FIQIH DENGAN METODE BAHTSUL MASAIL PADA SANTRI PONDOK PESANTREN BUSTANUL ARIFIN TEGALSARI, GARUNG, WONOSOBO Fatkhurrohman; Yoga Khoirul Anam; Fita Ulinni’ma; Kuni Ustuviana; Azzah Nur Laily
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Bahtsul Masail dalam pendalaman materi kitab fiqih pada santri Pondok Pesantren Bustanul Arifin Tegalsari, Garung, Wonosobo, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta mengetahui hasil pendalaman materi fiqih yang dicapai santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi pengasuh pondok pesantren, ustadz/ustadzah, dan santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Bahtsul Masail diterapkan secara sistematis melalui tahapan penentuan masalah, pencarian dalil dari kitab fiqih, diskusi dan musyawarah, serta penetapan kesimpulan hukum. Faktor pendukung pelaksanaan metode ini antara lain budaya muthala’ah santri, bimbingan ustadz, dan dukungan pengasuh pesantren. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan santri dan keterbatasan waktu pelaksanaan Metode ini efektif dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap materi kitab fiqih, melatih kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan keberanian santri dalam menyampaikan pendapat.