Fita Ulinni’ma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pandangan Aswaja An-Nahdliyah Pada Tradisi Muludan Fita Ulinni’ma; Imas Amanatu Zahro; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5169

Abstract

Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW atau "muludan" merupakan praktik keagamaan yang mengakar kuat dalam masyarakat muslim Indonesia. Kelompok Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), terutama yang diwakili oleh Nahdlatul Ulama (NU), memiliki pandangan khas yang mendukung pelestarian tradisi ini sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan media pendidikan spiritual. Artikel ini bertujuan menjelaskan pandangan Aswaja terhadap tradisi muludan, dasar legitimasi keagamaannya, dan bagaimana peran tradisi ini dalam menangkal paham radikal-transnasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aswaja memandang tradisi muludan sebagai amaliyah yang mengandung nilai-nilai luhur dan dapat memperkuat pemahaman Islam moderat di tengah arus fundamentalisme.
PENDALAMAN MATERI KITAB FIQIH DENGAN METODE BAHTSUL MASAIL PADA SANTRI PONDOK PESANTREN BUSTANUL ARIFIN TEGALSARI, GARUNG, WONOSOBO Fatkhurrohman; Yoga Khoirul Anam; Fita Ulinni’ma; Kuni Ustuviana; Azzah Nur Laily
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Bahtsul Masail dalam pendalaman materi kitab fiqih pada santri Pondok Pesantren Bustanul Arifin Tegalsari, Garung, Wonosobo, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta mengetahui hasil pendalaman materi fiqih yang dicapai santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi pengasuh pondok pesantren, ustadz/ustadzah, dan santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Bahtsul Masail diterapkan secara sistematis melalui tahapan penentuan masalah, pencarian dalil dari kitab fiqih, diskusi dan musyawarah, serta penetapan kesimpulan hukum. Faktor pendukung pelaksanaan metode ini antara lain budaya muthala’ah santri, bimbingan ustadz, dan dukungan pengasuh pesantren. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan santri dan keterbatasan waktu pelaksanaan Metode ini efektif dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap materi kitab fiqih, melatih kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan keberanian santri dalam menyampaikan pendapat.