Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang mampu menumbuhkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buletin digital berbasis Canva sebagai media literasi multikultural dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah. Model penelitian yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Penelitian dilaksanakan di SMAN 84 Jakarta dan SMAN 31 Jakarta dengan subjek siswa kelas X dan XI. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa buletin digital Canva dinilai sangat valid oleh ahli teknologi pendidikan dengan skor 4,75, terutama pada aspek desain visual, kebahasaan, dan substansi sejarah. Uji coba terbatas menunjukkan bahwa media ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai multikulturalisme, menumbuhkan empati sejarah, dan membuat pembelajaran sejarah lebih menarik serta kontekstual. Guru juga menilai bahwa buletin digital ini mudah digunakan dan dapat dikembangkan secara mandiri oleh siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa media digital berbasis Canva efektif untuk mengintegrasikan pembelajaran sejarah dengan pendidikan multikultural, sekaligus memperkuat kesadaran berbangsa yang inklusif di era digital.
Copyrights © 2025