Pembelajaran fisika terkait energi terbarukan, terutama Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), seringkali dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak, teoretis, dan minim visualisasi. Kondisi ini menyulitkan siswa untuk memahami konsep dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data awal guna mengembangkan rancangan awal media pembelajaran interaktif berbasis STEM tentang energi terbarukan (PLTMH) bagi siswa SMA. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang menggabungkan studi pustaka dan studi lapangan. Studi lapangan dilakukan di SMA Negeri 1 Kikim Selatan, melibatkan dua guru fisika dan 119 siswa kelas X. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi PLTMH didominasi oleh konsep dan proses abstrak yang dapat menimbulkan miskonsepsi tanpa contoh konkret. Guru menilai media yang ada bermanfaat tetapi terbatas, sementara siswa merasa materi tersebut sulit dipahami, terlalu teoretis, dan tidak relevan dengan kehidupan nyata. Guru dan 91,6% siswa mendukung pengembangan media interaktif berbasis STEM karena dianggap memadai untuk memvisualisasikan konsep dan meningkatkan keterlibatan siswa. Dengan demikian, pengembangan media ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara gagasan teoritis dan aplikasi dunia nyata dalam pembelajaran fisika.
Copyrights © 2025