Masalah gizi pada anak usia dini di Indonesia masih menjadi isu kesehatan utama yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) hingga usia prasekolah merupakan masa kritis pertumbuhan, di mana pengetahuan ibu, pola asuh, dan pola makan anak berperan penting dalam menentukan status gizi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis determinan pengetahuan ibu tentang 1000 HPK, pola asuh, dan pola makan terhadap status gizi anak usia 6–59 bulan di Kabupaten Lebak, Banten. Penelitian cross-sectional dilakukan pada 103 anak usia 6–59 bulan (bayi n=47; prasekolah n=56). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan FFQ, dianalisis dengan uji Chi-square (p<0,05). Sebagian besar anak mengalami gizi kurang (59,2%), dengan 78,2% ibu berpengetahuan rendah tentang 1000 HPK. Ditemukan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,022; PR=1,94), pola asuh (p=0,001; PR=2,11), dan pola makan (p=0,001; PR=2,37) dengan status gizi anak. Kesimpulan: Pengetahuan ibu, pola asuh, dan pola makan merupakan determinan penting status gizi anak usia 6–59 bulan. Penguatan edukasi gizi keluarga dan promosi pola asuh responsif penting untuk percepatan penurunan stunting di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2025