Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji landasan teologis pemikiran pendidikan Islam dalam Al-Qur’an dan Hadits melalui pendekatan tafsir maudhu’i (tematik). Pendidikan Islam dipahami tidak sekadar sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi sebagai sarana pembentukan manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Tantangan pendidikan modern yang ditandai dengan sekularisasi, krisis moral, dan degradasi nilai spiritual menuntut penguatan kembali fondasi teologis pendidikan Islam yang bersumber dari wahyu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi Muhammad ﷺ yang berkaitan dengan pendidikan, ilmu, dan akhlak. Sumber data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir, kitab hadits, serta buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode tafsir maudhu’i melalui tahapan penentuan tema, pengumpulan ayat dan hadits, analisis tematik dan kontekstual, serta penarikan kesimpulan teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam berlandaskan pada empat prinsip utama, yaitu tauhid sebagai orientasi pendidikan, kewajiban menuntut ilmu sebagai perintah agama, tazkiyah sebagai tujuan fundamental pendidikan, serta pembentukan akhlak mulia sebagai puncak capaian pendidikan Islam. Keempat prinsip tersebut membentuk paradigma pendidikan Islam yang integral, transendental, dan holistik. Pendekatan tafsir maudhu’i memungkinkan pemahaman yang utuh terhadap konsep pendidikan Islam dan relevan untuk pengembangan pendidikan Islam kontemporer yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits.
Copyrights © 2025