Jurnal Harmoni Pendidikan
Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Harmoni Pendidikan

Integrasi Sumber Belajar dan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Akidah Akhlak di Sekolah dan Madrasah

Nasrul HS (Unknown)
T. Najwa Maulida (Unknown)
Suci Aulia Ananda (Unknown)
Syaybatul Afni (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sumber belajar dan media pembelajaran dalam pendidikan Akidah Akhlak di sekolah dan madrasah. Fokus kajian diarahkan pada jenis sumber belajar yang digunakan, ragam media pembelajaran yang diterapkan, serta efektivitasnya dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber belajar yang digunakan meliputi buku teks, Al-Qur’an dan hadis, modul pembelajaran, serta sumber digital. Media pembelajaran yang diterapkan mencakup media visual, audiovisual, dan media berbasis teknologi informasi. Implementasi sumber belajar dan media pembelajaran tersebut berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, internalisasi nilai-nilai akhlak, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan kendala berupa keterbatasan sarana prasarana dan kompetensi pendidik dalam pemanfaatan media digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas pendidik serta optimalisasi sarana pendukung agar implementasi sumber belajar dan media pembelajaran dalam pendidikan Akidah Akhlak dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jhp

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Harmoni Pendidikan is an academic journal that publishes research articles, theoretical studies, and critical reflections in the field of education. With an interdisciplinary approach, the journal aims to provide a scholarly platform for educators, researchers, practitioners, and policymakers ...