Observasi ini mengeksplorasi potensi metode mind mapping dalam pembelajaran biologi untuk mengatasi rendahnya kreativitas siswa kelas XI SMAN 8 Kota Serang pada materi sistem pernapasan, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara guru dan siswa. Mengungkap bahwa metode konvensional seperti ceramah dominan karena keterbatasan waktu, menyebabkan kreativitas siswa rendah dan pemahaman konsep terbatas. Hasil menunjukkan siswa hanya familiar dengan mind mapping dari media sosial, sementara guru belum menerapkannya sehingga disarankan integrasi mind mapping untuk merangsang visualisasi ide, motivasi, retensi memori, keterampilan berfikir non-linier dan koneksi konsep sejalan dengan kajian literatur yang menekankan peran guru sebagai fasilitator, guna mengoptimalkan pembelajaran biologi di era abad 21.
Copyrights © 2026