Transformasi digital telah mendorong perubahan pola persaingan usaha, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini tidak hanya bersaing secara konvensional, tetapi juga berhadapan langsung dengan kompetitor berbasis marketplace dan kanal daring. Kondisi tersebut menuntut UMKM untuk memiliki kemampuan manajerial yang adaptif, terutama dalam aspek pemasaran digital, pengelolaan operasional, penguatan identitas merek, serta penyusunan strategi harga dan layanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen UMKM dalam menyikapi persaingan usaha berbasis marketplace dan daring melalui strategi optimalisasi yang terstruktur dan aplikatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi dan modul pendampingan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan penerapan strategi, serta evaluasi ketercapaian program. Materi yang diberikan meliputi pemetaan kondisi usaha (analisis sederhana internal-eksternal), perencanaan pemasaran digital, optimalisasi toko pada marketplace, pengelolaan konten promosi, penyusunan standar layanan pelanggan, serta penguatan pencatatan keuangan sederhana untuk mendukung pengambilan keputusan usaha. Evaluasi dilakukan melalui observasi perubahan perilaku usaha, penilaian pemahaman peserta, dan pemantauan penerapan strategi pada media pemasaran digital yang digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman UMKM terhadap strategi pemasaran daring, kemampuan menyusun konten promosi yang lebih relevan, serta perbaikan tata kelola penjualan melalui marketplace yang lebih sistematis. Selain itu, mitra mulai menerapkan standar operasional sederhana dalam pelayanan pelanggan dan pengelolaan transaksi, sehingga berdampak pada peningkatan kepercayaan konsumen.
Copyrights © 2025