Peningkatan angka kejadian Diabetes Mellitus (DM) secara global dan nasional menjadi perhatian serius, terutama karena komplikasi jangka panjangnya seperti ulkus diabetikum dan senam kaki diabetik terbukti efektif sebagai pendekatan promotif-preventif. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu terkait senam kaki diabetes. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Cibeureum dengan melibatkan 20 kader Posyandu sebagai sasaran kegiatan. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, dan redemonstrasi senam kaki. Aspek yang diukur yaitu:Pengetahuan diukur melalui kuesioner (pre-test dan post-test), sementara keterampilan dievaluasi secara langsung setelah 3 hari pelatihan dilaksanakan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kader dengan rata-rata skor meningkat dari 50,5 menjadi 85,2. hasil evaluasi keterampilan menunjukkan hanya 75% kader yang mampu menerapkan senam kaki secara mandiri di lingkungan rumah setelah 3 hari. Pengetahuan dan keterampilan menjadi hal yang penting dalam implementasi senam kaki diabetes partisipasi aktif kader dalam senam kaki diabetes perlu didukung dengan strategi penguatan berkelanjutan (monitoring oleh Puskesmas) agar program dapat dipertahankan dan memberikan dampak maksimal pada pencegahan komplikasi DM di masyarakat.
Copyrights © 2025