Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang diwarnai oleh keberagaman latar belakang santri, baik dari segi kemampuan akademik, pengalaman belajar, maupun tingkat pemahaman agama. Untuk merespons kondisi ini secara efektif, diperlukan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada kebutuhan individu. Strategi pembelajaran berdiferensiasi menjadi metode yang relevan, karena memungkinkan penyesuaian dalam isi, proses, dan evaluasi pembelajaran berdasarkan kesiapan, minat, dan gaya belajar santri. Penelitian ini menginvestigasi implementasi strategi diferensiasi dalam pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren Darussa'adah Lirboyo Kediri. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana strategi diferensiasi direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi dalam konteks pendidikan pesantren. Metode yang digunakan meliputi analisis dokumen dan wawancara mendalam dengan pimpinan serta pengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fiqih dirancang secara adaptif dengan menerapkan prinsip-prinsip diferensiasi, dilaksanakan melalui pengelompokan kemampuan, variasi metode pembelajaran, dan partisipasi aktif santri, serta dievaluasi secara formatif dan individual.
Copyrights © 2025