Desa Gendro di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan merupakan sentra peternakan sapi perah dengan populasi lebih dari 3.000 ekor sapi. Namun produktivitas susu masih rendah akibat keterbatasan pakan berkualitas dan ketergantungan terhadap pakan konsentrat pabrikan. Kondisi tersebut diperparah oleh menurunnya ketersediaan hijauan saat musim kemarau dan belum tersedianya teknologi pengolahan pakan yang efisien. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan menguji awal mesin pakan ternak kering berbasis limbah pertanian lokal guna meningkatkan efisiensi penyediaan pakan dan produktivitas sapi perah. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi, perancangan, pembuatan, dan uji coba awal mesin dengan melibatkan kelompok peternak secara partisipatif. Mesin dirancang dengan tiga sistem utama, yaitu pencacah, pengering, dan pencampur, menggunakan motor penggerak 1 HP dan kapasitas produksi ±50 kg bahan basah per jam. Hasil uji coba awal menunjukkan bahwa mesin mampu menurunkan kadar air bahan pakan hingga 14–15% dan menghasilkan pakan homogen yang tahan simpan hingga satu bulan. Program ini meningkatkan keterampilan peternak dalam pengolahan pakan, memanfaatkan limbah pertanian, serta mendukung implementasi teknologi tepat guna menuju praktik peternakan berkelanjutan dan ekonomi sirkular di Desa Gendro.
Copyrights © 2026