Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan kurikulum guna meningkatkan relevansi pembelajaran di MAN 2 Kota Bukittinggi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei, melibatkan siswa dan guru sebagai responden. Teori yang melandasi penelitian ini meliputi pendekatan Need Assessment dari Kaufman, model DACUM, serta kerangka ADDIE. Selain itu, nilai-nilai pendidikan Islam turut menjadi landasan dalam perumusan kurikulum yang kontekstual dan holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dan guru merasa kurikulum saat ini cukup relevan, namun masih memerlukan revisi agar lebih kontekstual, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan lokal. Aspek yang paling menonjol dari siswa adalah tingginya kebutuhan terhadap pembelajaran berbasis keterampilan hidup, penggunaan teknologi, dan metode aktif. Dari sisi guru, penyesuaian kurikulum dengan karakter siswa dan perkembangan IPTEK menjadi perhatian utama. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya keterlibatan guru dalam pengembangan kurikulum, serta perlunya integrasi nilai-nilai Islam secara menyeluruh untuk membentuk karakter siswa yang utuh.
Copyrights © 2025