The development of information technology innovation using interactive learning media in the implementation of the learning process to facilitate teachers and students in improving student interest, and learning outcomes. This study aims to analyze the need for interactive learning media based on Google Sites on the material of natural phenomena in grade III of elementary school. The method used is descriptive qualitative with interview techniques with students and teachers at SDN 3 Kalirancang as research subjects. The data analysis technique uses the flow of Miles and Hubermen (1992), namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that learning is still conventional and does not support students' understanding of abstract material. Students show a high interest in visual and digital media, such as images, videos, and interactive maps available on Google Sites. Teachers also recognize the need for website-based learning media to facilitate the delivery of material. Google Sites is considered capable of increasing student interest, engagement, and learning outcomes because of its flexible, attractive, and easily accessible nature. Therefore, the development of Google Sites-based learning media is a potential solution in improving the quality of science learning.Perkembangan inovasi teknologi informasi menggunakan media pembelajaran interaktif pada pelaksanaan proses pembelajaran untuk memudahkan guru dan siswa dalam meningkatkan minat siswa, serta hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites pada materi kenampakan alam di kelas III sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap siswa dan guru di SDN 3 Kalirancang sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data menggunakan alur dari Miles dan Hubermen (1992) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran masih bersifat konvensional dan kurang mendukung pemahaman siswa terhadap materi abstrak. Siswa menunjukkan minat tinggi terhadap media visual dan digital, seperti gambar, video, dan peta interaktif yang tersedia di Google Sites. Guru juga mengakui perlunya media pembelajaran berbasis website untuk memudahkan penyampaian materi. Google Sites dinilai mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan hasil belajar siswa karena sifatnya yang fleksibel, menarik, dan mudah diakses. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran berbasis Google Sites menjadi solusi potensial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2025