Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara potensi diri dan kesuksesan dalam perspektif tujuan Pendidikan Agama Islam. Potensi diri dianggap sebagai fitrah yang dianugerahkan Tuhan sejak dalam kandungan, meliputi potensi naluriah, potensi keagamaan, potensi indrawi, dan potensi akal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data utama diperoleh dari materi Studium General yang disampaikan oleh Ahmad Syuja’i di Institut Agama Islam Banten – Serang, serta ditunjang oleh berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan potensi diri secara menyeluruh sangat penting untuk mencapai kesuksesan sejati menurut perspektif Islam. Tujuh kunci kesuksesan yang ditemukan bersumber dari QS. Al-Mu’minun ayat 1–9, yaitu: yakin, fokus, serius (tidak main-main), berbagi, menjaga diri, amanah, dan meningkatkan spiritualitas. Pendidikan memiliki peran strategis dalam menggali dan mengarahkan potensi peserta didik sejak dini untuk mencapai tujuan akhir Pendidikan Agama Islam, yaitu terbentuknya insan kamil yang bertakwa.
Copyrights © 2025