Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa jurusan matematika pada kelas kimia umum terhadap manfaat jamu bagi kesehatan di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 40 responden mahasiswa matematika yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 20 pernyataan mencakup aspek pengetahuan (12 item), kepedulian lingkungan (4 item), dan psikomotor (4 item). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa matematika (76,5%) memiliki persepsi positif terhadap manfaat jamu bagi kesehatan, dengan nilai reliabilitas kuesioner sangat tinggi (Cronbach's Alpha = 0,9053). Dari 20 item pernyataan, 17 item (85%) dinyatakan valid dengan nilai korelasi (r) > 0,3 dan p-value < 0,05. Dimensi kognitif menunjukkan reliabilitas tinggi (α = 0,8673), dimensi afektif dapat diterima (α = 0,7620), dan dimensi perilaku tinggi (α = 0,8066). Namun, terdapat kesenjangan antara persepsi positif dengan perilaku aktual mengonsumsi jamu secara rutin. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi tentang jamu sebagai warisan budaya dan alternatif kesehatan di kalangan mahasiswa, serta perlunya penelitian lanjutan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumsi jamu.
Copyrights © 2025