Kota Malang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di Jawa Timur menghadapi tantangan serius dalam menyediakan akses ketenagakerjaan yang merata dan efisien. Melonjaknya angka pengangguran mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi inovatif dalam pelayanan publik, salah satunya melalui platform digital Job Fair Active. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana jejaring kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan akademisi terbentuk serta berfungsi dalam penyelenggaraan layanan ketenagakerjaan berbasis digital tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang dipilih secara purposive, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan, laporan program, dan data ketenagakerjaan. Pendekatan ini diharapkan mampu mengungkap dinamika kolaborasi lintas sektor dalam tata kelola layanan publik yang adaptif dan partisipatif, serta memberikan pemahaman mengenai implementasi teori policy network dalam konteks pelayanan ketenagakerjaan di tingkat daerah.
Copyrights © 2025