Penelitian ini mengkaji akses perempuan dalam seluruh rangkaian proses produksi kopra di kepulauan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan, dengan menggunakan pendekatan feminisme sosialis sebagai kerangka analisis. Studi ini menemukan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam aktivitas domestik, tetapi juga mengambil bagian secara aktif dalam setiap tahap produksi kopra, mulai dari pengupasan, pembelahan, pemotongan daging kelapa, hingga pemisahan tempurung dan pengemasan produk akhir. Adanya akses dan kontrol perempuan dalam proses ini telah terbukti tetap menjaga kualitas hasil produksi dan keberlanjutan ekonomi lokal. Meski demikian, temuan juga menunjukkan adanya ketidaksetaraan struktural, dimana kerja perempuan sering kali dipandang sebagai tugas tambahan dan kurang mendapatkan pengakuan ekonomi yang layak. Melalui perspektif feminisme sosialis, penelitian ini menyoroti bagaimana kapitalisme dan patriarki secara bersamaan menciptakan sistem yang mengatur akses perempuan. Studi ini merekomendasikan pentingnya penguatan posisi tawar perempuan melalui kelembagaan koperasi produksi berbasis komunitas serta peningkatan akses mereka maupun kontrol ekonomi. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan dalam sektor produksi kopra diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi lokal hingga penguatan kelembagaan.
Copyrights © 2025