Salah satu nilai yang sangat penting dalam pendidikan karakter adalah nilai-nilai religius, yang menjadi landasan moral dan etika dalam kehidupan sosial. Di tengah globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, pendidikan agama dan karakter religius harus menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk siswa agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan nilai karakter religius melalui pembiasaan keagamaan dan mengetahui hambatan-hambatan dan solusi dalam pelaksanaan penguatan nilai karakter religius melalui pembiasaan keagamaan di SMP Negeri 1 Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Landasan teori pada penelitian ini adalah Teori Pendidikan Karakter oleh Thomas Lickona. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai karakter religius dilaksanakan melalui pembiasaan keagamaan seperti: hening saat doa, shalat dzuhur berjamaah, shalat Jumat dan kajian keputrian, khataman Quran, dan infaq Jumat. Dalam pelaksanaannya, ditemukan beberapa hambatan, yaitu: 1) perilaku istimewa beberapa siswa 2) Faktor sarana dan prasarana. Solusi untuk mengatasi 1) Penerapan sanksi 2) penambahan sarana prasarana.
Copyrights © 2025