Keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TBC) dapat dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor kepatuhan pasien minum obat anti tuberkulosis (OAT) dan tidak adanya pengawas minum obat (PMO). Kepatuhan minum OAT memerlukan keterlibatan dukungan keluarga dalam mendampingi dan mengawasi proses pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran keluarga pada kepatuhan minum OAT pada pasien TBC di Puskesmas Margorejo. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan kuesioner untuk mengukur dukungan keluarga dan tingkat kepatuhan minum OAT. Penelitian dilakukan pada Juli – Desember 2024 di Puskesmas Margorejo. Jumlah subyek penelitian sebanyak 33 responden dan didapat melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan pasien memiliki kepatuhan yang baik (75,8%), serta dukungan keluarga kategori baik (63,6%). Hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai korelasi r sebesar 0,734 yang menunjukkan kekuatan hubungan yang tinggi, serta nilai signifikansi (p value) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara keterlibatan keluarga dan kepatuhan terhadap konsumsi OAT pada penderita TBC di Puskesmas Margorejo.
Copyrights © 2025