Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pengurangan anggaran terhadap mutu pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sinjai. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus sebagai kerangka analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta telaah dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan, diketahui bahwa pemangkasan anggaran berdampak langsung pada ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan, penghentian layanan keliling, serta terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan akibat pengurangan jaringan pelayanan. Meskipun demikian, instansi berupaya melakukan adaptasi melalui digitalisasi layanan, efisiensi operasional, dan koordinasi lintas sektor. Analisis menggunakan teori kebijakan William N. Dunn mengungkap bahwa kebijakan efisiensi anggaran tanpa strategi pendukung dapat menurunkan kualitas layanan dasar publik. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mempertimbangkan pentingnya layanan administrasi kependudukan sebagai fondasi pelayanan publik yang lebih luas.
Copyrights © 2025