Krisis energi dan peningkatan emisi gas rumah kaca akibat penggunaan bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan. Biodiesel dari minyak jelantah menjadi salah satu solusi berkelanjutan karena ketersediaannya yang melimpah dan sifatnya yang terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin diesel generator Yanmar TF 105 MR-di yang menggunakan campuran biodiesel dari minyak jelantah (B30, B40, B50) dengan optimasi waktu injeksi bahan bakar (16°, 17°, 18°, dan 19° sebelum TMA) pada kecepatan konstan 2000 rpm dan beban 1000–4000 watt. Parameter yang diuji meliputi daya, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), dan efisiensi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran B30 dengan waktu injeksi 18° sebelum TMA memberikan performa terbaik, dengan efisiensi termal tertinggi dan nilai SFC yang lebih rendah dibandingkan campuran lainnya. Pengaturan waktu injeksi berpengaruh signifikan terhadap karakteristik pembakaran dan kinerja mesin, dimana waktu injeksi yang terlalu awal atau terlambat dapat menurunkan efisiensi dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini membuktikan bahwa optimasi waktu injeksi penting untuk mengkompensasi perbedaan sifat fisikokimia biodiesel, serta membuka peluang pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Copyrights © 2025