Antibotik merupakan obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sekitar 41,0% hasil dari SurveiKesehatan Indonesia, masyarakat menggunakan antibiotik tanparesep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmeningkatkan pemahaman publik tentang penggunaan antibiotikyang tepat dan untuk mengurangi resistensi. Tujuan umumnyayaitu dapat mengidentifikasi Hubungan antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara. Peran pengobatan antibiotik yang dapat menginfeksi bakteri dan pentingnya penggunaan rasional untuk mencegah resistensi. Metode penelitian termasuk desain observasional denganpendekatan Cross-sectional untuk mengumpulkan data melaluikuesioner. Studi ini dilakukan di Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara, dengan populasi penduduk sebanyak 872 jiwa dan sampelsebanyak 90 responden yang diambil menggunakan Rumus Slovin dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melaluikuesioner. Analisis data mengunakan uji analisis univariat untukmenjelaskan pengetahuan dan perilaku, dan uji analisis bivariatmenggunakan uji Chi-square yang telah diusulkan sebagai metodeanalisis yang tepat untuk meneliti tentang hubungan antarapengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik pada masyarakatdi Dukuh Winong Desa Kriyan Jepara. Studi ini diharapkan dapatmemberikan wawasan yang lebih baik tentang hubungan antarapengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik dalammasyarakat.
Copyrights © 2025