Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja guru di SMAN 1 Woha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan variabel bebas yaitu kompensasi (X1) dan lingkungan kerja (X2), serta variabel terikat yaitu semangat kerja guru (Y). Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 54 guru yang dipilih dari populasi 125 orang. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap semangat kerja guru, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,663 mengindikasikan bahwa 66,3% variasi semangat kerja dapat dijelaskan oleh kompensasi dan lingkungan kerja, sedangkan 33,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa kompensasi yang adil dan memadai memiliki peran penting dalam meningkatkan semangat kerja guru, sedangkan kontribusi lingkungan kerja masih perlu dikaji lebih lanjut.
Copyrights © 2025