Retardasi mental atau tunagrahita merupakan gangguan perkembangan intelektual yang berdampak pada kemampuan anak dalam beradaptasi secara sosial dan akademik. Kualitas hidup anak tunagrahita sangat dipengaruhi oleh proses tumbuh kembang yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara aspek tumbuh kembang anak dengan kualitas hidup anak tunagrahita. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Hasil menunjukkan bahwa stimulasi yang tepat, dukungan lingkungan, serta intervensi dini memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak tunagrahita. Diperlukan keterlibatan aktif orang tua, tenaga kesehatan, dan pendidikan inklusif dalam mendukung perkembangan anak.
Copyrights © 2025