Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Pelayanan Administrasi Di Desa Milangodaa Induk Kecamtan Tomini Kabupaten Bolaang Mongondow. khususnya pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Keterbatasan dalam penguasaan teknologi, alur administrasi, dan kualitas penyusunan dokumen menjadi hambatan utama dalam pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi faktual terkait peningkatan kapasitas aparatur. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan fokus pada tiga indikator utama: pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan aparatur desa terkait pelayanan administrasi masih terbatas. Pelatihan sudah pernah dilakukan, namun pelaksanaannya tidak rutin dan cakupannya sempit. Keterampilan teknis, terutama dalam penggunaan komputer, aplikasi sistem informasi desa, dan penyusunan dokumen, masih rendah sehingga sering menimbulkan keterlambatan, ketidaklengkapan data, dan kesalahan administrasi. Kemampuan aparatur dalam melaksanakan tugas dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman, dengan perbedaan mencolok antara mereka yang berpendidikan sarjana dan yang tidak. Adapun rekomendasi untuk mengatasi ini adalah Untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, diperlukan pelatihan rutin dan berkelanjutan, khususnya di bidang teknologi informasi dan administrasi digital. Penyediaan sarana, prasarana, dan alokasi waktu yang memadai harus diiringi dengan peningkatan pendidikan aparatur, penyusunan alur kerja yang jelas, serta penerapan aplikasi administrasi desa yang mudah digunakan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, ketepatan, dan responsivitas pelayanan publik di Desa Milangodaa Induk.
Copyrights © 2025