Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji level tepung daun kirinyuh terfermentasi (TDKt) mengurangi penggunaan konsentrat komersial (KK) terhadap kecernaan protein dan energi babi landrace. Dalam penelitian ini digunakan 12 ekor ternak babi landrace berusia 2-3 bulan dengan kisaran bobot badan 7,5-16,5 kg dengan ratan bobot badan 10,87 kg (KV=27,73%). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang mencakup 4 jenis perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan tersebut meliputi A0: ransum tanpa TDKt; A1: ransum menggunakan 5% TDKt; A2: ransum menggunakan 10% TDKt; A3: ransum menggunakan 15% TDKt. Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup konsumsi protein, kecernaan protein, konsumsi energi dan kecernaan energi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik ragam (Anova) dan selanjutnya dilakukan uji beda Duncan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan TDKt 0-15% tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P>0,05) terhadap konsumsi protein, kecernaan protein, dan kecernaan energi tetapi memberikan pengaruh yang signifikan (P<0,05) terhadap konsumsi energi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tepung daun kirinyuh terfermentasi dapat digunakan hingga level 15% untuk konsumsi protein, kecernaan protein, kecernaan energi dan dapat digunakan hingga 10% untuk konsumsi energi untuk menggantikan konsentrat komersial
Copyrights © 2025