Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan akhlak anak sekolah dasar dalam perspektif Surah Al-Ahzab ayat 21 melalui kajian Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Krisis moral yang melanda generasi muda menunjukkan urgensi penguatan pendidikan akhlak berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, menganalisis Tafsir Al-Misbah sebagai sumber data primer dan literatur pendidikan Islam serta psikologi perkembangan anak sebagai sumber sekunder. Teknik analisis data menggunakan content analysis dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep uswatun hasanah dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 merupakan metode fundamental dalam pendidikan akhlak yang mencakup keteladanan Rasulullah dalam seluruh dimensi kehidupan. Quraish Shihab menjelaskan tiga syarat spiritual dalam meneladani, yaitu mengharapkan rahmat Allah, mengharapkan hari akhir, dan banyak mengingat Allah. Konsep ini sangat relevan dengan karakteristik perkembangan kognitif, moral, dan sosial-emosional anak usia sekolah dasar yang lebih efektif belajar melalui pengamatan dan peniruan. Implementasi pendidikan akhlak berbasis keteladanan memerlukan strategi komprehensif meliputi peningkatan kompetensi guru sebagai teladan, pengintegrasian nilai akhlak dalam seluruh pembelajaran, dan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menghasilkan generasi berakhlak mulia.
Copyrights © 2025