Epistaksis berulang meningkatkan beban UGD akibat faktor lokal dan sistemik kompleks; kajian ini bertujuan merangkum pemicu dari studi 2021-2025 melalui literatur naratif kualitatif deskriptif dengan pencarian "Factor AND Recurrent Epistaxis", menyaring 203 artikel menjadi 7 studi (3 case report, 2 retrospektif, 1 kohort, 1 observasional) meliputi 2.192 kasus menggunakan form ekstraksi data terstruktur dan analisis tematik PRISMA; hasil menunjukkan faktor lokal (massa intranasal, trauma swab/kauterisasi silver nitrate HR 2,45, kekeringan musiman) dan sistemik (gagal jantung p=0,001, hipertensi, hemofilia A, HHT, antikoagulan prevalensi 18,1%); kesimpulan merekomendasikan intervensi endoskopik lokal dan pengendalian komorbiditas sistemik untuk kurangi rekurensi plus systematic review/RCT masa depan.
Copyrights © 2026