Penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan sosial yang tidak hanya berdampak pada individu pengguna, tetapi juga menimbulkan krisis ketahanan keluarga sebagai unit sosial terkecil. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyalahgunaan narkoba terhadap ketahanan keluarga melalui studi kasus pemakai narkoba di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang disusun secara deskriptif-analitis berdasarkan data Primer berupa wawancara dengan pemakai, dan sekunder berupa laporan lembaga terkait, hasil penelitian terdahulu, serta studi literatur yang relevan dengan isu narkoba dan ketahanan keluarga. Data dianalisis dengan menitikberatkan pada aspek ekonomi keluarga, kondisi psikologis anggota keluarga, relasi suami istri, fungsi pengasuhan anak, serta dampak sosial yang ditimbulkan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba menyebabkan disfungsi ekonomi keluarga, meningkatnya konflik dan tekanan psikologis dalam rumah tangga, melemahnya fungsi pengasuhan anak, serta munculnya stigma sosial terhadap keluarga pengguna narkoba. Studi kasus ini juga mengungkap bahwa pendekatan penanganan narkoba yang berorientasi pada pemidanaan semata belum mampu memulihkan ketahanan keluarga, bahkan berpotensi memperdalam kerentanan sosial keluarga penyalahguna narkoba. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan penanggulangan narkoba yang lebih komprehensif melalui kebijakan non-penal berbasis rehabilitasi, pendampingan psikososial, dan penguatan peran keluarga guna menjaga keberlanjutan ketahanan keluarga dan stabilitas sosial
Copyrights © 2026