Umbi bit merah (Beta vulgaris L.) sebagai kandidat terapi antidiabetes meningkat, didukung temuan aktivitas antioksidan–antiinflamasi, perbaikan sensitivitas insulin, serta penghambatan enzim α-glukosidase dan α-amilase. Namun, arah riset 2015–2025 (tren, jejaring kolaborasi, dan tema dominan) belum dipetakan secara komprehensif. Tujuan: Memetakan lanskap riset bit merah sebagai antidiabetes pada artikel Scopus dan jurnal nasional periode 2015–2025. Metode: Data Scopus dihimpun melalui strategi kata kunci terstruktur yang mengombinasikan istilah tanaman, diabetes/hiperglikemia, insulin, dan blood glucose; artikel disaring berdasarkan relevansi, bahasa, dan tipe dokumen. Metadata diekspor (CSV/BibTeX) lalu dianalisis dengan VOSviewer untuk pemetaan ko-occurrence kata kunci, ko-authorship, dan sitasi; artikel nasional dipakai sebagai triangulasi konteks metode in vivo/in vitro. Hasil dan pembahasan: Tren menunjukkan pertumbuhan publikasi dengan puncak produktivitas pada awal dekade 2020-an, serta dominasi artikel pra-klinik. Terbentuk beberapa klaster tema: (1) resistensi insulin, metabolisme glukosa, dan stres oksidatif; (2) betalain/polifenol dan jalur inflamasi; (3) fermentasi, nitrat–nitrit–NO, serta mikrobiota usus; dan (4) inhibisi enzim dan pendekatan in silico (docking). Studi nasional banyak menilai model tikus diabetik terinduksi aloksan/streptozotosin, parameter glukosa darah, dan histopatologi pankreas, namun heterogenitas dosis serta standardisasi ekstrak masih tinggi. Analisis jejaring memperlihatkan kolaborasi internasional terkonsentrasi pada kelompok peneliti nutrisi-farmakologi, dengan kontribusi dari negara produsen hortikultura dan pusat riset pangan fungsional. Celah utama meliputi minimnya uji klinik terkontrol, pelaporan biomarker glikemik (HbA1c), serta evaluasi interaksi dengan obat hipoglikemik dan kajian farmakokinetik komponen aktif. Kesimpulan: Riset bit merah sebagai antidiabetes berkembang dan semakin multidisipliner, tetapi masih terdapat kesenjangan translasi menuju uji klinik, standardisasi bahan, dan pelaporan keamanan jangka panjang.
Copyrights © 2026