Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerusakan Oily Water Separator (OWS) terhadap tingkat pencemaran laut pada Kapal Armada Permata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi teknis sistem OWS, wawancara dengan awak kapal, serta analisis data dokumentasi operasional kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan OWS berupa kegagalan filtrasi, kebocoran sistem, dan penurunan efisiensi pemisahan minyak menyebabkan peningkatan kandungan minyak dalam air buangan. Data pengukuran menunjukkan konsentrasi minyak dalam air buangan mencapai 25–40 ppm, melebihi batas baku mutu 15 ppm sesuai MARPOL Annex I. Secara kuantitatif, ditemukan bahwa 70% kerusakan disebabkan oleh kurangnya perawatan rutin, 20% akibat usia komponen, dan 10% akibat kesalahan operasional awak kapal. Dampak lingkungan yang teridentifikasi meliputi peningkatan lapisan minyak di permukaan laut sebesar ±30% dibanding kondisi normal di sekitar area pelayaran. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kerusakan OWS pada Kapal Armada Permata berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pencemaran laut, sehingga diperlukan perawatan berkala, pelatihan awak kapal, dan pengawasan ketat terhadap sistem pengolahan limbah kapal untuk mendukung perlindungan lingkungan laut secara berkelanjutan
Copyrights © 2026