Journal of Public Health Concerns
Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns

Penerapan dietary approaches to stop hypertension (DASH) dan aktivitas fisik sebagai strategi pencegahan hipertensi dan stroke pada lansia

Astuti, Dewi Woro (Unknown)
Puteri, Hidayatusy Syukrina (Unknown)
Hervidea, Radella (Unknown)
Jayadi, Ajib (Unknown)
Saleh, Asep Jalaludin (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2026

Abstract

Background: Hypertension is a major health problem among the elderly and a key risk factor for stroke and cardiovascular disease. Its prevalence increases with age, with high sodium intake, low fiber diet, and lack of physical activity as modifiable risk factors. Educational interventions through Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet and regular physical activity have been proven effective in reducing blood pressure, improving healthy behaviors, and enhancing quality of life. Elderly populations in rural areas face limited access to health information, making community-based approaches essential for improving knowledge, attitudes, and behaviors in preventing hypertension and stroke. Purpose: Improving the knowledge, attitudes, and behavior of the elderly in implementing a healthy lifestyle through education on dietary approaches to stop hypertension (DASH) and physical activity. Method: The study was conducted on November 2, 2025, at Tanjung Rejo Village Hall, Pesawaran District, Lampung, involving 60 elderly participants aged ≥60 years selected using purposive sampling. A quasi-experimental pretest–posttest one group design was applied, with interventions including health education, Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet menu demonstrations, simple physical activities, and two weeks of mentoring. Data were collected using questionnaires to assess knowledge and behavior, while blood pressure was measured with a digital sphygmomanometer. Analysis was performed using descriptive and inferential statistics. Results: Significant improvements were observed in knowledge, healthy eating behavior, and physical activity after the intervention. Knowledge increased from 40% (fair) at pre-test to 70% (good) at post-test, healthy eating behavior from 45% (fair) to 60% (good), and physical activity from 70% (inactive) to 65% (active). Mean systolic blood pressure decreased from 152 ± 12 mmHg to 138 ± 10 mmHg, and diastolic from 94 ± 8 mmHg to 86 ± 6 mmHg, with paired t-test results showing significant differences (p < 0.05). Conclusion: DASH diet education and physical activity proved effective in improving knowledge, healthy behaviors, and reducing blood pressure among the elderly. This intervention can serve as a relevant preventive strategy against hypertension and stroke, focusing on lifestyle modification through healthy diet and regular physical activity. The significant reduction in blood pressure highlights meaningful clinical impact, supporting the recommendation of community-based educational programs to enhance elderly quality of life. Suggestion: Sustainable DASH diet and physical activity programs should be integrated into elderly health services at the community level. Strengthening the role of families and health cadres, supported by culturally adapted modules and innovative educational media, is essential. Future research should employ more comprehensive designs, larger samples, and longer evaluation periods to provide stronger scientific evidence, while community-based programs are recommended to maintain healthy lifestyle changes among the elderly. Keywords: DASH; Diet; Elderly; Hypertension and stroke; Physical activity; Prevention Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang menjadi faktor risiko penting terhadap stroke dan penyakit kardiovaskular. Prevalensi hipertensi terus meningkat seiring bertambahnya usia, dengan pola makan tinggi natrium dan rendah serat serta kurangnya aktivitas fisik sebagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Intervensi berbasis edukasi melalui pola makan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dan aktivitas fisik teratur terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah, memperbaiki perilaku hidup sehat, serta meningkatkan kualitas hidup lansia. Lansia di pedesaan menghadapi keterbatasan akses informasi kesehatan sehingga pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pencegahan hipertensi dan stroke. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku lansia dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui edukasi dietary approaches to stop hypertension (DASH) dan aktivitas fisik. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 2 November 2025 di Balai Desa Tanjung Rejo Kabupaten Pesawaran, Lampung dengan melibatkan 60 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental pretest–posttest one group design, dengan intervensi berupa penyuluhan kesehatan, demonstrasi menu diet Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), praktik aktivitas fisik sederhana, serta pendampingan selama dua minggu. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengukur pengetahuan dan perilaku, sedangkan tekanan darah diukur dengan tensimeter digital, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial uji paired t-test. Hasil: Adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, perilaku pola makan sehat, dan aktivitas fisik lansia setelah intervensi edukasi diet DASH dan aktivitas fisik sederhana. Mayoritas tingkat pengetahuan meningkat dari kategori cukup (40%) pada pre-test menjadi baik (70%) pada post-test, perilaku pola makan sehat dari cukup (45%) menjadi baik (60%), serta aktivitas fisik dari kurang aktif (70%) menjadi aktif (65%). Selain itu, rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 152 ± 12 mmHg menjadi 138 ± 10 mmHg dan diastolik dari 94 ± 8 mmHg menjadi 86 ± 6 mmHg, dengan hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan (p-value<0.05). Simpulan: Edukasi diet DASH dan aktivitas fisik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, perilaku hidup sehat, serta menurunkan tekanan darah pada lansia. Intervensi ini dapat dijadikan strategi preventif yang relevan dalam pencegahan hipertensi dan stroke, dengan fokus pada perubahan gaya hidup melalui penerapan pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur. Penurunan tekanan darah yang signifikan menunjukkan adanya dampak klinis yang bermakna, sehingga program edukasi berbasis komunitas direkomendasikan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia. Saran: Perlunya program edukasi diet DASH dan aktivitas fisik yang berkelanjutan melalui integrasi dengan layanan kesehatan lansia di masyarakat. Peran keluarga dan kader kesehatan perlu diperkuat, dengan dukungan modul berbasis budaya lokal dan media edukasi inovatif. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain lebih komprehensif, sampel lebih besar, dan periode evaluasi lebih panjang agar bukti ilmiah lebih kuat, sementara program berbasis komunitas direkomendasikan untuk mempertahankan gaya hidup sehat lansia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

phc

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Jurnal pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, kelompok maupun lembaga pendidikan sekolah. Kegiatannya yang diawali dengan survei lapangan dan temuan masalah kesehatan yang dialami ...