Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Factors that Related with Occurrence Food Waste of Diabetes Militus Patients Jayadi, Ajib; Woro, Dewi; Saleh, Asep Jalaludin
Journal of Language and Health Vol 2 No 2 (2021): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.117 KB) | DOI: 10.37287/jlh.v2i2.780

Abstract

According to the survey, the percentage of food waste’s diabetes militus patients in the Imanuel Hospital of Bandar lampung still have not reached the minimum service standars. This study aimsed to analyze the factors associated with food waste in diabetes militus patients in Hospital Imanuel. This is a descriptive analytic study using a cross sectional research design. The sample of this study was 50 patients who suffered diabetes mellitus and were hospitalized. The sample is taken = by purposive sampling. The Analysis of the relationship between the dependent variable and the independent variable is done by using the chi square test. Data on age, gender, appearance of food, taste of food and attitude of officers were obtained through a questionnaire while leftover food was obtained through the Comstock form. Of the totat sampels from 50 th 46% 56 years old, and 78% sex women.The results of correlation test there is a significant association between appearance of food (p value 0,005) and taste of food (p value 0,002) with the food waste. There were no significant associations between service providers (p value 0,776) with the food waste.
PENGEMBANGAN BY PRODUCT AYAM MENJADI ABON TIALE BERBAHAN DASAR HATI AYAM DAN IKAN LELE UNTUK MAKANAN TAMBAHAN ANAK BALITA Dalimunthe, Nathasa Khalida; Saleh, Asep Jalaludin; Artika Putri, Ayu
Darussalam Nutrition Journal Vol. 8 No. 1 (2024): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v8i1.10620

Abstract

Latar Belakang: Makanan tambahan dapat menambah nilai gizi pangan yang akan dikonsumsi anak. Makanan tambahan yang ada dinilai kurang optimal karena sumber bahan dasarnya dari karbohidrat, sedangkan pada anak usia balita mengalami peningkatan kebutuhan akan protein untuk tumbuh kembang. Sumber protein yang memiliki bioavailibilitas yang tinggi berasal dari hewani. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengembangkan produk Abon sebagai makanan tambahan untuk balita berbahan dasar hati ayam dan ikan lele dalam bentuk Abon Tiale. Metode: Desain penelitian adalah experimental murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua kali pengulangan. Faktor perlakuan dalam pembuatan Abon Tiale yaitu perbandingan hati ayam dan daging ikan lele. Terdapat 4 taraf perlakuan yaitu F1 = 200:0; F2 = 150:50; F3 = 100:100; F4 = 50:150. Uji hedonik digunakan untuk melihat tingkat kesukaan dari 30 panelis  semi terlatih terhadap Abon Tiale. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan inferensia (One Way ANOVA serta uji Duncan) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Empat formulasi Abon Tiale berbahan dasar hati ayam dan daging ikan lele berbeda pada setiap atribut warna (p=0,000), rasa (p=0,005), aroma (p=0,001), tekstur (p=0,000). Formula terbaik berdasarkan hasil penilaian panelis yaitu formula F3 (50:150). Kesimpulan: Pemanfaatan by product seperti hati ayam berpotensi untuk menjadi makanan tambahan anak balita dalam rangka pencegahan masalah gizi. Penambahan daging ikan lele pada abon dapat meningkatkan daya terima dari sisi warna, aroma, rasa, dan tekstur.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Dengan Kebiasaan Makan dan Aktivitas Fisik pada Remaja Siswa SMA N 04 Kotabumi Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024 Pradipta, Nadila Ajeng; Nurhartanto, Adhi; Saleh, Asep Jalaludin
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4055

Abstract

Nutritional knowledge is important for choosing foods that not only meet the body's needs but also prevent diseases. Nutritious food contains water, protein, fat, carbohydrates, as well as vitamins and minerals that are often affordable. According to Rikesdas data from 2018, it shows that among teenagers aged 15 to 19, 41% consume sweet foods, 58.43% consume sweet drinks, and 43.8% consistently consume fatty foods, high-cholesterol foods, or fried foods more than once a day. The aim is to understand how the level of nutritional knowledge, eating habits, and physical activity of students at SMA N 04 Kotabumi are interconnected. The research design uses a cross-sectional approach and is quantitative in nature. In this study, a Simple Random Sampling technique was used, and the sample consisted of 75 respondents from SMA N 04 Kotabumi. A p-value of 0.001 ( 0.05) indicates a significant association between nutritional knowledge and eating habits. Meanwhile, a p-value of 0.019 ( 0.05) shows a significant relationship between nutritional knowledge and physical activity.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Pop-Up Book Terhadap Pengetahuan Siswa Tentang Gizi Buah dan Sayur di SDN 3 Campang 1 Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Agustin, Prita Amara Dyah; Adyas, Atikah; Saleh, Asep Jalaludin
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4085

Abstract

Berdasarkan Data Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar, menyebabkan 96,85% penduduk yang berumur 5-12 tahun ditemukan kurang mengkonsu msi buah dan sayur. Sebanyak 52,7% anak SD mempunyai pengetahuan Gizi masih kurang. Edukasi gizi dengan media yang menarik merupakan salah satu upaya untuk dapat meningkatkan pengetahuan gizi pada anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media Pop Up Book terhadap pengetahuan siswa tentang gizi buah dan sayur di SDN 3 Campang 1, Kecamatan Giating, Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan menggunakan pendekatan One-Group Petest-Posttest Desaign. Populasi dalam penelitian ini yaitu 90 siswa dengan sampel sebesar 47 responden. Hasil univariat menunjukkan bahwa usia responden yang paling banyak yaitu usia 9-10 tahun (87,2%), berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki (51,1%). Sebelum intervensi jumlah responden dengan nilai rata-rata pengetahuan baik hanya 7 responden (14,9%), setelah intervensi jumlah responden dengan nilai rata-rata pengetahuan baik meningkat menjadi 31 responden (66,0%). Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan pengaruh signifikan penggunaan media edukasi pop-up book terhadap pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai gizi buah dan sayur dengan nilai p-value 0.001 (p0.05). Kesimpulan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dengan media edukasi pop-up book terhadap pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai gizi buah dan sayur di SDN 3 Campang 1 Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.
Hubungan Frekuensi Jajan dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Anak di SD Tri Sukses Natar Lampung Selatan Putri, Berliana Melisa; Saleh, Asep Jalaludin; Dalimunthe, Nathasa Khalida
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4045

Abstract

Status gizi adalah kondisi tubuh seseorang yang terkait dengan asupan makanan yang dikonsumsi dan kecukupan nutrisi yang diperoleh. Status gizi dapat dipengaruhi oleh faktor pola makan dan aktivitas fisik, anak yang sering mengkonsumsi makanan jajanan yang tinggi kalori namun rendah akan zat gizi. Apabila konsumsi jajanana tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang sesuai pada anak dapat menyebabkan kejadian gizi lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi jajan dan aktivitas fisik dengan status gizi anak di SD Tri Sukses Natar Lampung Selatan. Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara frekuensi jajan dengan status gizi anak di SD Tri Sukses Natar dengan didapatkan nilai p-value 0.030 dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi anak di SD Tri Sukses Natar dengan didapatkan nilai p-value 0.046. Disarankan kepada anak SD Tri Sukses Natar Lampung Selatan dapat menjaga pola jajan dan aktifitas fisik nya dengan cara jajan makanan yang sehat dan rajin melakukan aktifitas fisik sesuai kebutuhan. Disarankan siswa SD Tri Sukses Natar Lampung Selatan dapat menjaga kebiasaan jajan yang baik dan rutin melakukan aktifitas fisik sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Hubungan Status Gizi dan Sarapan Pagi Dengan Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa Siswi SD Negeri 11 Krui di Desa Seray Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2024 Rahmadhani, Heni; Hervidea, Radella; Saleh, Asep Jalaludin
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4087

Abstract

Masalah gizi dan kebiasaan sarapan pada anak sekolah dasar saat ini masih cukup tingi. Di SDN 11 Krui anak yang memiliki gizi kurang sebanyak 26,2% dan gizi lebih 16,6%, yang tidak sarapan sebanyak 38,1% dan anak yang tidak konsentrasi sebanyak 45,2%. Apabila status gizi dan kebiasaan sarapan anak kurang maka dikhawatirkan akan menurunkan konsentrasi belajar anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan sarapan pagi dengan tingkat konsentrasi belajar siswa-siswi SD Negeri 11 Krui. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Propotionated stratifiel random sampling terdapat 42 sampel dengan rumus slovin. Pengumpulan data pada penilaian status gizi menggunakan timbangan digital serta microtoice, sarapan pagi menggunakan kuesioner, dan konsentrasi belajar menggunakan angket. Analisis data bivariat yang dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan status gizi dengan konsentrasi belajar di SD Negeri 11 Krui dimana nilai signifikan 0.699 α = 0.05 dan ada hubungan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar di SD Negeri 11 Krui dimana nilai signifikan 0.01 lebih kecil dari α = 0.05.
Hubungan Jenis Kelamin, Kebiasaan Olah Raga dan Riwayat Sakit Dengan Status Gizi pada Lansia di Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 Riski, Dwi; Saleh, Asep Jalaludin; Astuti, Dewi Woro
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4138

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 jumlah lansia berdasarkan jenis kelaminnya, 52,28% lansia merupakan perempuan, yang lebih tinggi dibandingkan lansia laki-laki yang sebesar 47,72%. Upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomis sesuai dengan martabat kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan   untuk mengetahui hubungan Jenis Kelamin, Kebiasaan Olah Raga dan Riwayat Sakit dengan status gizi pada lansia di Desa Kurungan Nyawa, Gedong Tataan Pesawaran Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik non random sampling yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang terdaftar dalam posbindu lansia UPT Puskesmas Bernung di Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Pesawaran dengan jumlah sampel sebesar 90 sampel. Uji statististik yang digunakan dalam penelitian ini ada chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang antara jenis kelamin dengan status gizi (p-value 0.042), terdapat hubungan antara kebiasaan olah raga dengan status gizi (p-value 0.014) dan terdapat hubungan antara riwayat sakit dengan status gizi (p-value 0.020). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, kebiasaan olah raga dan riwayat sakit dengan status gizi lansia.
Pengaruh Edukasi Dengan Media Leaflet pada Ibu Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Konsumsi Sayur dan Buah pada Balita Usia 3-5 Tahun di Desa Talang Tembesu Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024 Anisa R, Novi Arabia; Kustiani, Ai; Saleh, Asep Jalaludin
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4058

Abstract

Arnark usiar prarsekolarh dimulari darri usiar 3 sarmpari 5 tarhun, disebut sebargari marsar keemarsarn karrenar terjardi beberarpar perubarharn barik fisik marupun psikologis darri arnark tersebut. Berbarnding terbarlik dengarn pertumbuharn tubuh, perkembarngarn psikologis arnark berkembarng secarrar pesart. Harl ini darpart dilihart darri ardarnyar perubarharn sikarp darn perilarku arnark darlarm pemiliharn markarnarn termarsuk konsumsi saryur darn buarh. Penelitiarn ini bertujuarn untuk mengetarhui pengarruh edukarsi dengarn mediar learflet pardar ibu  terhardarp pengetarhuarn, sikarp darn konsumsi saryur darn buarh pardar barlitar usiar 3-5 tarhun di Desar Tarlarng Tembesu Kecarmartarn Menggarlar Karbuparten Tularng Barwarng  tarhun 2024. Metode yarng digunarkarn darlarm penelitiarn ini ardarlarh Pre Eksperimentarl design dengarn One Group Pretest-Postest Design darn Teknik pengarmbilarn sarmpel dengarn popularsi 110 yaritu rarndom sarmpling dengarn rumus slovin didarpart harsil 53 sarmpel. Pengumpularn dartar pardar penilariarn sikarp menggunarkarn kuesioner skarlar likert ,pengetarhuarn menggunarkarn kuesioner dengarn skarlar guttmarn darn kuesioner konsumsi saryur darn  buarh menggunarkarn metode warwarncarrar. Arnarlisis dartar menggunarkarn uji Wilcoxon dengarn spss windows 25. Harsil darri penelitiarn ini menunjukkarn Ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet tentarng saryur darn buarh terhardarp pengetarhuarn ibu dengarn nilari p volue 0,001. Ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet tentarng saryur darn buarh terhardarp sikarp ibu dengarn nilari p volue 0,001. Ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet terhardarp konsumsi saryur pardar ibu dengarn nilari p volue 0,002. Darn ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet terhardarp konsumsi buarh pardar ibu dengarn nilari p volue 0,003.
Hubungan tingkat stres dengan asupan gizi makro pada mahasiswa masa new normal Maharani, Feiga; Saleh, Asep Jalaludin; Nurhartanto, Adhi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 1 (2025): March Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i1.756

Abstract

Background: The condition that arises when someone faces a threatening situation that results in emotional and physiological disorders, and has an impact on the inability to carry out daily activities is called stress. During the COVID-19 pandemic, the learning process involves the use of technology and distance learning methods, making students experience anxiety and stress. Macronutrients play an important role in preventing disease and improving health. To increase optimal body resistance during the COVID-19 pandemic, it is recommended to have a balanced and nutritious diet. Purpose: To investigate the relationship between stress levels and macronutrient food intake in college students. Method: The study used a quantitative approach with a cross-sectional design in second semester students of UMITRA Lampung. The DASS (Depression Anxiety Stress Scale) 42 questionnaire, 3x24-hour Food Recall Form, and macronutrient intake with the Nutrisurvey application were the instruments applied in this study. Data processing and analysis were carried out using univariate and bivariate analysis. Bivariate analysis used the Chi-Square statistical test with a degree of confidence interval and error rate (a = 0.05). Results: The Chi-square statistical test showed no significant correlation between stress levels and macronutrient intake with ρ-value results of 1.000 for stress levels and energy intake, 0.517 for stress levels and carbohydrate intake, 1.000 for stress levels and protein intake, and 0.615 for stress levels and fat intake. Conclusion: There is no significant correlation between students' stress levels and food intake containing macronutrients (energy intake, carbohydrate intake, protein intake, and fat intake)   Keywords : Macronutrients; New Normal; Stress Level; Students   Pendahuluan: Kondisi yang timbul ketika seseorang menghadapi situasi yang mengancam sehingga mengakibatkan gangguan emosi, fisiologis, serta berdampak pada ketidakmampuan dalam menjalani kegiatan sehari-hari disebut sebagai stres. Pada masa pandemi COVID-19, proses pembelajaran melibatkan pemanfaatan teknologi dan metode jarak jauh menjadikan mahasiswa mengalami kegelisahan dan tekanan. Gizi makro memainkan peran penting dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan. Meningkatkan resistensi tubuh yang optimal selama pandemi COVID-19, disarankan untuk melakukan pola makan yang seimbang dan kaya nutrisi Tujuan: Untuk menginvestigasi hubungan antara tingkat stres dan asupan makanan yang mengandung nutrisi makro pada mahasiswa. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang pada mahasiswa semester II UMITRA Lampung. Kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale) 42, Food Recall Form 3x24 jam, dan asupan gizi makro dengan aplikasi Nutrisurvey adalah Instrumen yang diterapkan pada penelitian ini. Pengolahan dan penganalisaan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Penganalisaan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square dengan derajat kepercayaan confidence interval dan tingkat kesalahan (a=0.05). Hasil: dari uji statistik Chi-square menunjukkan tidak adanya korelasi yang berarti antara tingkat stres dan asupan zat gizi makro dengan hasil ρ-value yaitu 1,000 untuk tingkat stres dan asupan energi, 0,517 untuk tingkat stres dan asupan karbohidrat, 1,000 untuk tingkat stres dan asupan protein, serta 0,615 untuk tingkat stres dan asupan lemak. Simpulan: Tidak ada korelasi yang signifikan antara tingkat stress mahasiswa dengan asupan makanan yang mengandung nutrisi makro (asupan energi, asupan karbohidrat, asupan protein, dan asupan lemak).   Kata Kunci : Gizi Makro; Mahasiswa; New Normal; Tingkat Stres
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dan Pendapatan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Di Posyandu Melati Desa Sukajaya Punduh Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Delinda, Ana Sarah Dea; Saleh, Asep Jalaludin; Putrie, Hidayatusy Syukrina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Golden age memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap status gizi seorang anak. Pada periode ini tubuh anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat, sehingga kebutuhan akan nutrisi yang tepat dan cukup menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan pendapatan keluarga dengan status gizi balita di Posyandu Melati tahun 2024. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Melati Desa Sukajaya Punduh Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran. Waktu penelitian dimulai dari Bulan Juni 2024. Metode penelitian ini adalah survei analitik dengan meggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang berjumlah 61 responden. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik systematic random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa p-value=0,041 untuk Pengetahuan Ibu dan p-value=0,035 pendapatan keluarga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada balita di Posyandu Melati Desa Sukajaya Punduh Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran.