Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi intrinsik terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia Dasar 1. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto (korelasional). Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang mengambil Kimia Dasar 1 pada semester 1 tahun akademik 2025/2026 sebanyak 14 mahasiswa (total sampling). Pengambilan data dilakukan pada Oktober–November 2025 setelah perkuliahan berjalan beberapa pertemuan. Motivasi intrinsik diukur menggunakan kuesioner skala Likert (instrumen reliabel; Cronbach’s Alpha = 0,897), sedangkan prestasi belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai akhir mata kuliah. Analisis data meliputi statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,75 ± 0,34 (skala 1–5) dan rata-rata nilai Kimia Dasar 1 82,50 ± 5,76 (skala 0–100). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi intrinsik dan prestasi belajar (r = 0,764; p = 0,0015). Regresi menunjukkan motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan persamaan Y = 34,03 + 12,92X dan kontribusi R² = 0,583. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi intrinsik untuk meningkatkan capaian belajar pada Kimia Dasar 1.
Copyrights © 2025