cover
Contact Name
NURFADLIAH
Contact Email
nurfadliah@ung.ac.id
Phone
082394932883
Journal Mail Official
sjee@ung.ac.id
Editorial Address
Secretariat Student Journal of Elementary Education Street of Jend. Sudirman No.6, Kota Tengah, Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Student journal of Elementary Education
ISSN : -     EISSN : 28288489     DOI : 10.37411
Core Subject : Education,
The Student Journal of Elementary Education (SJEE) is published by the Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, State University of Gorontalo. This jurnal is intended to publish articles on the results of thought, research and community service. The aim of this Journal is to have research results specifically on the education of elementary school teachers from practitioners, academics, researchers, and education observers. The scope of articles published is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media. The SJEE is published twice a year in April and October.
Articles 6 Documents
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Dimensi Profil Pelajar Pancasila di SD Laboratorium UNG Abdul Rahmat Latara; Candra Cuga; Yulanti S Mooduto
Student Journal of Elementary Education Vol 4 No 1 (2025): Volume 4 Nomor 1 April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter yang berorientasi pada profil pelajar pancasila di SD Laboratorium UNG. Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan Jenis pendekatan deskriptif. Hasil penelitian yaitu implementasi pendidikan karakter yang berorientasi pada profil pelajar pancasila di SD Laboratorium UNG sudah berjalan dengan efektif. Hal ini dapat dilihat dari enam dimensi seperti, dimensi Beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, Berkebhinekaan Global, Bergotong-royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan kreatif, dari keseluruhan dimensi tersebut terdapat tiga dimensi yang paling menonjol dalam pelaksanaannya yaitu dimensi Beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, Berkebhinekaan Global dan dimensi kreatif. Hal ini dapat dilihat dari aspek perencanan yang dilakukan oleh sekolah dengan memberikan penanggungjawab disetiap program P5 sehingga keterlaksanaannya dapat berjalan dengan maksimal. Pada aspek pelaksanan sekolah dengan melibatkan semua pihak termasuk siswa dan orang tua yang berpartisipasi aktif sehingga keseluruhan warga sekolah merasa memiliki dalam pelaksanaan proyek P5. Sedangkan pada tahap evaluasi dan tindak lanjut yang telah dilakukan oleh pihak sekolah melibatkan warga sekolah termasuk masyarakat dalam pelaksanaan pagelaran proyek P5. Dengan demikian ada beberapa temuan penelitian yang dapat dikemukakan diantaranya; 1) untuk membangun ekosisitem sekolah dasar yang aman, nyaman dan damai dibutuhkan penguatan profil pelajar pancasila yang memadai; 2) penguatan profil pelajar pancasila dapat tercapai manakala peran aktif dan kaloborasi antara siswa, guru, kepala sekolah maupun orang tua dapat berjalan dengan maksimal; 3) keterlibatan semua unsur terutama warga sekolah dalam program evaluasi dan tindak lanjut dapat memudahkan tercapainya program pelaksanaan penguatan profil pelajar pancasila.
Pengaruh Motivasi Intrinsik Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Dalam Mata Kuliah Kimia Dasar 1 Suleman
Student Journal of Elementary Education Vol 4 No 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v4i2.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi intrinsik terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia Dasar 1. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto (korelasional). Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang mengambil Kimia Dasar 1 pada semester 1 tahun akademik 2025/2026 sebanyak 14 mahasiswa (total sampling). Pengambilan data dilakukan pada Oktober–November 2025 setelah perkuliahan berjalan beberapa pertemuan. Motivasi intrinsik diukur menggunakan kuesioner skala Likert (instrumen reliabel; Cronbach’s Alpha = 0,897), sedangkan prestasi belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai akhir mata kuliah. Analisis data meliputi statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,75 ± 0,34 (skala 1–5) dan rata-rata nilai Kimia Dasar 1 82,50 ± 5,76 (skala 0–100). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi intrinsik dan prestasi belajar (r = 0,764; p = 0,0015). Regresi menunjukkan motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan persamaan Y = 34,03 + 12,92X dan kontribusi R² = 0,583. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi intrinsik untuk meningkatkan capaian belajar pada Kimia Dasar 1.
Praktik Supervisi Akademik Berbasis Coaching oleh Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan Siti Fatimah; Ilham Bakti Syahrir; Frederika Horianto; Satria Atilu; Yurni Rahman; Nurhayati
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.4906

Abstract

Supervisi akademik berperan penting dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, tetapi praktiknya masih sering dipahami sebagai administrasi dan inspeksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis supervisi akademik berbasis coaching oleh kepala sekolah di SMP Negeri 1 Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan demokratis-transformasional melalui pra-observasi, kunjungan kelas, umpan balik reflektif, dan tindak lanjut berdiferensiasi. Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu, kecemasan guru, sarana TIK terbatas, dan inkonsistensi tindak lanjut. Supervisi berbasis coaching relevan sebagai model pembinaan guru yang humanis, kolaboratif, dan adaptif pada konteks sekolah pesisir.
Implementasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Supervisi Akademik dalam Kurikulum Gina Afipa T. Salatun; Dwi Mega Sari; Suparjo; Supriadi; Yurni Rahman; Lia Nurhayati
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.4932

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran dan pelaksana supervisi akademik dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kepemimpinan kepala sekolah dan supervisi akademik dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SD Inpres Pinalong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru kelas V yang dipilih secara purposif karena terlibat langsung dalam proses kepemimpinan sekolah, supervisi akademik, dan pelaksanaan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan partisipatif melalui pelibatan guru dalam perencanaan program, pengambilan keputusan, komunikasi terbuka, dan pemberian motivasi. Supervisi akademik dilaksanakan melalui penyusunan jadwal, observasi kelas, pemberian umpan balik, dan tindak lanjut pembinaan guru. Implementasi kepemimpinan dan supervisi akademik berdampak positif terhadap motivasi, refleksi pembelajaran, dan kinerja guru. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, beban kerja guru, serta kondisi sosial ekonomi peserta didik yang beragam. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan partisipatif dan supervisi akademik yang bersifat pembinaan berperan penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar di SDN 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Neliku Wenda; Yane Hardianti Mahmud; Yusraningsih H. Pongoliu
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.4933

Abstract

Kesulitan belajar siswa sekolah dasar perlu ditangani melalui strategi pembelajaran yang tepat, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar siswa serta strategi guru dalam mengatasinya selama proses pembelajaran di SDN 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru kelas II, III, dan IV, siswa, serta orang tua. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa tampak pada aspek akademik, perilaku, emosional, sosial, dan fisik. Kesulitan akademik ditandai dengan rendahnya hasil belajar, terutama pada kemampuan membaca, menulis, memahami materi, dan berhitung. Strategi guru meliputi identifikasi kesulitan belajar melalui pengamatan kelas, pengulangan penjelasan, pemberian latihan atau drill, penggunaan contoh sederhana, bimbingan individual, motivasi belajar, pembiasaan kerja kelompok, serta komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi metode drill, bimbingan individual, dan kolaborasi sekolah-keluarga dapat membantu siswa belajar secara bertahap sesuai kemampuan dan mengurangi hambatan belajar di kelas.
Kepemimpinan Demokratis dan Supervisi Akademik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Studi Kasus pada Guru Pendidikan Pancasila di Sekolah Terpencil Abd. Wahab Dana; Muhammad Sukri; Erni B. Tipuon; Nizham; Yurni Rahman; Lia Nurhayati
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.4952

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah dan supervisi akademik merupakan faktor penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, terutama pada sekolah terpencil yang menghadapi keterbatasan infrastruktur, buku ajar, dan guru bidang studi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gaya kepemimpinan kepala sekolah, menganalisis mekanisme supervisi akademik, dan mendeskripsikan kontribusi keduanya terhadap kinerja guru Pendidikan Pancasila di SMPN SATAP Tatarandang, Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model spiral Creswell dan Poth. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan refleksivitas peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan demokratis melalui pelibatan guru dalam pengambilan keputusan dan pembinaan yang suportif. Supervisi akademik dijalankan sebagai pendampingan, meskipun terhambat keterbatasan jaringan internet dan sumber belajar. Temuan kritis menunjukkan bahwa musyawarah yang terlalu dominan berpotensi melemahkan ketegasan kepala sekolah. Dengan demikian, efektivitas kepemimpinan demokratis di sekolah terpencil memerlukan keseimbangan antara partisipasi, dukungan profesional, dan ketegasan kepemimpinan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6