Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Learning Management System (LMS) terhadap kemandirian belajar mahasiswa melalui pendekatan studi literatur. Perkembangan teknologi pendidikan telah mendorong transformasi sistem pembelajaran di perguruan tinggi, di mana LMS menjadi platform utama dalam mendukung pembelajaran daring dan blended learning. Dalam konteks tersebut, kemandirian belajar menjadi kompetensi esensial yang menentukan keberhasilan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan tahapan identifikasi masalah, penelusuran sumber ilmiah, seleksi literatur berdasarkan kriteria relevansi dan kredibilitas, analisis isi, serta sintesis temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan LMS berkontribusi positif terhadap penguatan self-regulated learning mahasiswa, khususnya dalam aspek perencanaan belajar, manajemen waktu, pengendalian diri, dan refleksi pembelajaran. Selain itu, faktor kualitas sistem, desain instruksional, interaksi dalam pembelajaran daring, serta self-efficacy mahasiswa turut memengaruhi tingkat kemandirian belajar. Meskipun LMS menyediakan fasilitas yang mendukung pembelajaran mandiri, efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan mahasiswa dan strategi pedagogis yang diterapkan oleh dosen. Dengan demikian, LMS tidak hanya berfungsi sebagai media distribusi materi, tetapi juga sebagai sarana strategis dalam membentuk budaya belajar mandiri di pendidikan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui sintesis konsep self-regulated learning dan keberhasilan sistem e-learning, serta implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran berbasis LMS yang lebih efektif.
Copyrights © 2026