Kemampuan sosial sangat penting dalam tumbuh kembang anak sekolah dasar. Namun, tidak semua siswa mampu berinteraksi secara optimal dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi psikologis berbasis permainan dalam meningkatkan kemampuan sosial siswa sekolah dasar yang mengalami hambatan interaksi sosial. Subjek dalam intervensi ini adalah seorang siswa kelas III SD yang menunjukkan perilaku menarik diri, rasa malu berlebihan, serta rendahnya kepercayaan diri. Metode yang digunakan adalah intervensi psikologis melalui lima sesi kegiatan berbasis permainan dan ekspresi diri, seperti permainan sosial, terapi seni, bermain peran, dan penguatan positif. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial, ditandai dengan keberanian siswa dalam berkomunikasi, meningkatnya partisipasi dalam kegiatan kelompok, serta berkurangnya perilaku menyendiri. Dengan demikian, intervensi psikologis berbasis permainan terbukti efektif dalam membantu meningkatkan kemampuan sosial dan rasa percaya diri siswa sekolah dasar. Pendekatan ini sesuai dengan karakteristik perkembangan anak yang belajar melalui pengalaman langsung dan aktivitas bermain.
Copyrights © 2026